Mataram,(Suara NTB) – Ketua Mandalika Hotel Association (MHA), Samsul Bahri tidak lagi melanjutkan polemik terkait mahalnya harga kamar hotel yang berada di seputaran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dan kawasan penyangga. Menurutnya, kawasan Mandalika dikhususkan bagi para pembalap MotoGP dan kru untuk menginap.
Menurutnya kru, rider MotoGP, Moto2 dan Moto3 menginap di hotel yang dekat dengan sirkuit, sehingga bagi penonton yang hanya menginap semalam akan kesulitan mendapatkan kamar. Bahkan, ada dari kru, rider dan penyelenggara yang booking kamar hotel atau length of stay selama 6 malam, 10 malam hingga 15 malam.
“Kalau penonton yang hanya menginap semalam atau dua malam disarankan menginap di luar kawasan Mandalika, karena susah mendapatkan kamar hotel. Banyak pilihan yang lain, seperti homestay atau guest house yang bisa disewa di Mandalika. Kalau hotel sudah full booking,” ujarnya saat dikonfirmasi Suara NTB Kamis, 12 September 2024.
Sekarang ini hotel di kawasan Mandalika dan kawasan penyangga sudah 98 persen kamar yang sudah dibooking. Menurutnya, yang tersisa hanya 1 hingga 3 kamar, sehingga bagi pihak yang ingin menginap dan menonton MotoGP disarankan mencari hotel di luar kawasan Mandalika dan penyangga, seperti wilayah Mataram, Lombok Barat, Lombok Timur dan Lombok Utara.
Sementara bagi para pembalap, kru saat booking kamar, ungkapnya sesuai dengan budget anggaran yang disiapkan pihak perusahaan. “Contoh harga Rp 1,5 juta atau Rp 2 juta harga kamar hotel dan punya budget Rp2 juta. Selebihnya itu mereka tidak bisa meng-cover. Atau seperti di Indonesia tidak bisa melakukan subsidi silang dan sebagainya, mereka tidak ada. Jadi kalau tidak sesuai dengan budget, mereka akan cari hotel lain,” ungkapnya.
Di sisi lain, tambahnya, pihak Dorma Sport sudah akan masuk ke hotel tanggal 19 September mendatang, Beberapa tim juga sudah mulai check ini mulai tanggal 19 September dengan length of stay dari 6 malam, 10 malam hingga 15 malam.
Pihaknya mengharapkan semua pihak mensukseskan penyelenggaraan event MotoGP di Sirkuit Mandalika. Termasuk tidak memainkan harga kamar hotel yang berlebihan, sehingga memberatkan penonton
Sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB Jamaluddin, S.Sos., M.T., mengimbau masyarakat yang ingin menonton MotoGP dan menginap di KEK Mandalika tidak mencari hotel di kawasan Mandalika. Menurutnya, masyarakat bisa mencari penginapan di seputaran Mataram, Lombok Tengah, Lombok Barat yang harganya bisa terjangkau. (ham)

