Dompu (Suara NTB) – Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Dompu menyiapkan 4 unit mobil tangki untuk membantu distribusi air bersih kepada warga yang membutuhkan. Kendati tidak merata, ada beberapa wilayah dalam satu desa yang tersebar di 5 kecamatan terkena dampak kekeringan.
Desa Tembalae dan Desa Ranggo Kecamatan Pajo yang paling parah terkena dampak kekeringannya. Warganya kesulitan mendapatkan air bersih. Sehingga Pemda Dompu sejak awal terus menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak.
Pj Bupati Dompu, Baiq Nelly Yuniarti, Ap, M.Si meninjau langsung penyaluran air bersih di Desa Tembalae Kecamatan Pajo bersama Kepala BPBD Kabupaten Dompu, H Tajuddin HIR, SH., MSI dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dompu, M Jufri, ST, MSi., Senin, 28 Oktober 2024.
Baiq Nelly menyampaikan, berdasarkan data yang masuk akibat kekeringan ini terjadi di 5 kecamatan. Diantaranya Kecamatan Pajo, Dompu, Woja, Hu’u dan Kecamatan Kilo. Untuk membantu warga mengatasi kekurangan air bersih, Pemda melalui BPBD akan menyalurkan air bersih dengan tangki. “Ada 4 tangki yang disiapkan. Kita akan segera respon ketika ada permintaan,” kata Nelly.
Namun Nelly mengingatkan, dampak kekeringan ini tidak hanya karena kemarau panjang. Tapi kekeringan ini sebagai dampak dari kerusak hutan akibat perambahan dan perladangan yang cukup memprihatinkan. Hutan yang ada, agar dijaga. Kareha hutan juga berfungsi sebagai paru – paru dunia, penyedia sumber mata air bagi kehidupan. (ula)

