DHITA Juliana, atau akrab disapa Dhita adalah mantan atlet voli pantai nasional yang berhasil meraih medali di ajang nasional maupun internasional. Atlet kelahiran Bima ini mulai tertarik dengan voli sejak usia 10 tahun, karena di kampung halamannya di Kolo-Kota Bima, voli adalah olahraga yang sangat digemari semua kalangan.
Dalam mengasah kemampuannya, Dhita – sapaan akrabnya, mengikuti beberapa kejuaraan voli usia dini dan pernah meraih juara 1 di ajang Porseni SD Tingkat Nasional. 2008. Bahkan, ketika kelas 1 SMA Dhita lolos seleksi masuk PPLP (Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar) yang berada di bawah naungan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB.
Tahun 2009, Dhita mulai berkarir di voli pantai. Ketika itu pelatih voli indoor di PPLP yaitu Made Dita mengundang Agus Salim yang merupakan mantan atlet nasional serta pelatih Timnas Voli Pantai yang sedang pulang liburan ke Lombok. Agus Salim pun memenuhi undangan untuk berbagi ilmu dan memberikan motivasi kepada atlet voli PPLP sebelum mengikuti kejuaraan Voli Pantai U-17 di Sidoarjo. Pada tahun 2010, Dhita dipanggil untuk mengikuti Pelatnas di Jakarta.
Pengalaman paling menyenangkan baginya adalah ketika naik podium juara. Semua rasa lelah, air mata, rasa sakit saat cedera, tekanan pikiranya bisa langsung hilang. Pengalaman yang tidak menyenangkannya adalah selama menjalani Pelatnas harus jauh dari keluarga dan harus melampaui batas saat program latihan sangat berat.
Dhita pun memutuskan pensiun dari Pelatnas Voli Pantai di Tahun 2023 setelah 13 tahun berkarir. Dhita yang saat ini aktif bekerja sebagai staff Bidang PDS Kepemudaan di Dispora NTB memberikan pesan bagi anak muda yang ingin terjun ke dunia olahraga. Menurutnya, anak muda harus punya impian dan menyukai apa yang sedang dilakukan.
‘’Ketika kamu merasa lelah dan terjatuh kamu masih bisa bangkit karena kamu ingin menggapai impianmu. Dalam menggapai impian tidak ada instan, tetaplah berlatih dengan tekun dan konsisten. Dan yang paling utama adalah tetap selalu ingat Tuhan di setiap langkah kita, karena yang menentukan akhirnya adalah Tuhan,” ujarnya mengingatkan.
Dhita mengikuti berbagai macam kejuaraan baik nasional dan internasional. Pada tahun 2011, mengikuti SEA Games dan meraih perak, tahun 2012 pada event PON meraih medali emas. 2013, mengikuti Islamic Solidarity Games dan meraih medali emas, Challenger Games Korea meraih medali perak dan AVC Tour Bangka Belitung juga meraih medali perak.
Pada tahun 2014, mengikuti ASEAN University Games dan meraih medali perak, AVC Tour Thailand dengan raihan medali perak serta Asian Beach Games di Thailand dengan raihan medali perunggu. 2015, Dhita mengikuti Spike For Piece di Filipina dengan medali perunggu, AVC Tour Thailand medali perak, AVC Tour Palembang meraih medali emas, Kualifikasi Olimpiade Zona Asia Tenggara dengan perak di tangan serta Pra PON Jatim meraih medali emas.
2016, pada PON Jabar mempersembahkan emas untuk NTB dan Kualifikasi Olimpiade Zona Asian mempersembahkan perak untuk Indonesia. 2017, AVC Tour Jepang kembali meraih medali perak, South East Asian Championship Singapore dengan medali emas untuk Indonesia. 2018, Asian Championship meraih medali perunggu dan Asian Games meraih perunggu juga.
2019, World Tour 1 Star Korea meraih medali perunggu, AVC Tour Taiwan meraih medali perak dan SEA Games meraih medali perak. 2021, ajang SEA Games, meraih medali perak dan tahun 2023 mempersembahkan medali perak untuk kontingen Indonesia di ajang SEA Games. (ham)


