Giri Menang (Suara NTB) – Akses jalan kabupaten di Desa Tempos, Kecamatan Gerung, Lombok Barat (Lobar) mengalami longsor pada Maret lalu, direncanakan segera diperbaiki Pemkab Lobar. Jalan penghubung antar desa dan wilayah Lombok Tengah yang longsor hampir empat bulan lalu tersebut ditangani setelah desakan dari masyarakat, pemerintah desa dan anggota DPRD Kabupaten maupun provinsi yang berdomisili di desa setempat.

Pantauan Suara NTB, lubang longsor jalan itu menganga berdiameter sekitar 5-6 meter dengan kedalaman hampir 3-4 meter. Jalan yang longsor itu dekat dengan jembatan, sehingga jika tidak segera ditangani, maka dikhawatirkan merembet ke jembatan itu juga terdampak.
Kepala Desa Tempos Sudirman, mengatakan jalan kabupaten ini mengalami longsor bulan Maret lalu, ketika musim hujan. Pihaknya pun langsung menindaklanjuti dengan bersurat ke Dinas PUTR dan BPBD. Atas surat surat desa itu, BPBD pun mengeluarkan status darurat bencana. Namun karena faktor yang belum diketahuinya, waktu itu tidak langsung ditangani. “Kita tunggu – tunggu, sudah berapa bulan ini, dari Maret, April, Mei Juni dan sekarang Juli, baru mau ditangani,”katanya Selasa, 1 Juli 2025.
Atas komunikasi dan koordinasi bahkan desakan terus menerus dari desa dibantu DPRD Kabupaten (Dapil Gerung-Kuripan) dan DPRD Provinsi akhirnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum bersama tim pun turun mengecek lokasi didampingi desa bersama DPRD Provinsi.
“Alhamdulillah akan segera dibangun, diperbaiki besok oleh Dinas PU,” imbuhnya.
Sesuai komitmen Dinas PU, Rabu ini mulai memasang patok dan penimbunan. Akses jalan ini menghubungkan dengan beberapa desa, seperti Banyu Urip, Giri Sasak bahkan warga Loteng yang tinggal di Ranggagata dan Darek melalui akses jalan ini, karena lebih dekat.
Dampaknya selama longsor jalan itu, aktivitas warga pun terganggu terutama ekonomi. Warga harus melewati rute dan berputar, sehingga lebih jauh.
Ia sedikit menyesalkan terlambatnya penanganan dari Pemkab Lobar, sehingga longsor melebar hingga hampir badan jalan itu terkena. Akibatnya jalan itu tidak bisa dilalui mobil.
Sementara itu, anggota DPRD Lobar Dapil Gerung-Kuripan TGH. Munawir Said menegaskan pihaknya sudah melakukan upaya komunikasi dengan Pemkab sejak awal terjadi longsor jalan itu. Ketika itu Kadis PU dijabat HL Winengan, pihaknya sudah mengusulkan.
Politisi Perindo ini terus berupaya berkoordinasi intens mendesak pemkab dalam hal ini Dinas PUTR agar jalan itu secepatnya ditangani, mengingat sangat vital bagi warga. Jalan itu termasuk akses utama tidak saja bagi warga Lobar, termasuk warga Loteng yang mau ke Lobar dan Mataram juga melalui jalan itu.
Sekretaris Dinas PUTR Lobar Lalu Ratnawi mengatakan penanganan jalan Tempos yang longsor itu segera dilakukan pihaknya. Timnya pun sudah turun mengecek lokasi untuk dicocokkan dengan volume pekerjaan. “Tinggal kita mulai eksekusi (pengerjaan), gambar, DED sudah,”kata dia. Ditanya terkait kebutuhan anggaran penanganan jalan itu, ia mengaku lupa.
Penanganan Jembatan ini dilakukan permanen, sehingga memang butuh waktu untuk dimulainya pengerjaan, karena perlu disiapkan gambar, DED. Sedangkan sekedar ditimbun itu penanganan darurat di BPBD. “Karena di Dinas PU itu penanganannya permanen,”imbuhnya. (her)



