Mataram (Suara NTB) – Sebanyak 14 kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi NTB terdampak banjir yang terjadi pada Minggu, 6 Juli 2025. Akibatnya, hingga hari ini, Selasa, 8 Juli 2025 ASN yang terdampak diliburkan untuk melakukan kegiatan bersih-bersih.
“Tidak lumpuh, untuk OPD kita yang sekarang terdampak, besok akan ada kegiatan bersih-bersih dibantu juga OPD yang lain terutama yang berada di jalan Majapahit,” ujar Plh Sekda NTB, Lalu Mohammad Faozal.
Meski diterjang banjir, Faozal memastikan tidak ada layanan publik yang benar-benar lumpuh. Ia menegaskan pelayanan tetap berjalan meskipun sebagian staf dikerahkan untuk proses pembersihan.
“Bukan pelayanan diliburkan, staf itu ada yang bekerja untuk pembersihan, tapi layanan itu tetap jalan,” tegasnya.
Proses pembersihan dikatakan akan berlangsung dalam dua hingga tiga hari. Adapun terkait dengan beberapa dokumen Pemprov NTB yang terendam, Asisten II Setda NTB ini memastikan kondisi arsip dan administrasi aman.
“Tidak, kan teman-teman dua hari bisa bersih-bersih,” katanya.
14 kantor OPD lingkup Pemprov NTB yang terdampak banjir di antaranya Kantor Disnakertrans, Kantor Dinas Perkim, Dinas PUPR, Dinas ESDM, Bapenda, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, DJPB, Dinas Pemuda dan Olahraga, Puslansos Mandalika, Dinas Ketahanan Pangan, dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Perindustrian.
Termasuk Pendopo Wali Kota Gubernur NTB juga turut terdampak banjir yang menerjang enam kecamatan di Kota Mataram ini.
Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri menyampaikan hal yang sama. Dia mengatakan Gubernur NTB telah mengambil langkah untuk meliburkan ASN yang kantornya terendam.
“Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri saat meninjau beberapa lokasi di Kekalik yang terdampak banjir, Senin, 7 Juli 2025.
“Sesuai penyampaian pak Gubernur, sementara hari ini dulu (libur). Nanti kita lihat bagaimana perkembangannya apakah curah hujan masih akan berlanjut atau seperti apa. Tetapi hari ini yang diliburkan dulu sesuai dengan perkantoran yang ada,” ujarnya.
Untuk penanganan, Gubernur dan seluruh unsur Pemprov NTB telah memastikan pembersihan di titik-titik krusial, seperti jembatan dan fasilitas umum dilakukan segera guna mencegah banjir susulan jika hujan kembali turun.
“Namun, saya percaya seluruh unsur tangguh dan siaga bencana. Hari ini kita melihat bagaimana pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat bahu membahu meringankan dampak,” pungkasnya. (era)

