BerandaHEADLINE35 Warga Terluka, Pemprov NTB Siaga Penyakit Pascabanjir

35 Warga Terluka, Pemprov NTB Siaga Penyakit Pascabanjir

Mataram (Suara NTB) – Sebanyak 35 warga NTB dilaporkan mengalami luka-luka akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Mataram. Dari jumlah tersebut, 27 orang dirawat di rumah sakit dan delapan lainnya mendapatkan penanganan di puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan NTB, dr. Lalu Hamzi Fikri mengatakan, sebagian besar mengalami luka ringan, beberapa mengalami luka berat seperti benturan di kepala.

“27 di RS, delapan di Puskesmas, itu sebagian besar yang ringan-ringan, yang berat itu benturan di kepala,” ujarnya, Senin, 7 Juli 2025.

Sembari mendata korban lainnya, Pemprov NTB kini fokus pada langkah antisipatif pascabanjir dalam 14 hari ke depan, terutama terkait risiko penyakit menular akibat genangan air dan penggunaan air sumur.

“Saya sudah sampaikan ke Pak Wali Kota juga terutama atensi air bersih, terutama pengguna air sumur di daerah Karang Pule, tapi antisipasinya kita sudah drop kaporit tadi. Ini bagian dari antisipasi prevention-nya, jangan sampai nanti terjadi penyakit kulit, ISPA, diare, juga penyakit terkait virus seperti penyakit kencing tikus,” jelasnya.

Distribusi bantuan sudah dilakukan ke seluruh puskesmas, termasuk suplai air bersih, kaporit, obat-obatan, hingga upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Selain penanganan medis, perhatian juga diberikan pada pemulihan psikologis warga, terutama anak-anak yang terdampak.

“Trauma healing tadi Pak Gub juga instruksikan oleh RSJ nanti healing bagi kita petakan anak-anak, kemudian yang dewasa beberapa posko-posko sudah kita petakan. Di Asrama Haji, teman-teman RSJ sudah turun,” tambahnya.

Beberapa bantuan logistik kesehatan yang telah disalurkan Pemprov NTB di antaranya Masker Bedah 5 Kotak, obat-obatan seperti Antasida Tablet dan Paracetamol masing-masing 10 Box, Salep 2-4 sebanyak 48 Pot, Multivitamin 10 Box, Oralit 2 Box, Zink 2 Box, Abate 14 Pak, Penjernih air 12,5 Kg,
Handscrub Gel 16 Pcs, Insect Trap 24 Pcs, PMT Balita 15 Dus, PMT Ibu hamil 10 Dus, dan Kaporit satu galon.

Sementara itu bantuan logistik dari RSJ Mutiara Sukma yang disalurkan ke Lingkungan Kebun Duren Kelurahan Selagalas, Perumahan Riverside dan seputaran daerah Kekalik, berupa selimut 37 buah, Handuk 30 buah, mie instan, dan air mineral.

Fikri menjelaskan, Dinas Kesehatan Provinsi NTB memastikan agar surveilans dilakukan secara ketat khususnya di lokasi kejadian bencana. Melakukan kaji cepat kesehatan lingkungan (REHA) ke wilayah terdampak.

“Hasil kondisi sanitasi dan sarana air minum di wilayah Puskesmas Cakra dinyatakan aman, karena banjir berupa air limpasan dan kondisi sudah surut, serta semua masyarakat menggunakan air minum PDAM,” terangnya.

Sedangkan, Kondisi di Karang Pule banyak masyarakat yang menggunakan sumur bor dan sumur gali yang berisiko terjadi pencemaran sumber air minum, sehingga dilakukan penyaluran kaporit melalui Dinas Kesehatan Kota Mataram sebanyak satu galon dan di Puskesmas Karang Pule sebanyak 2 toples. (era)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO