Giri Menang (Suara NTB) – Tiga dusun di Desa Lembuak Kecamatan Narmada yang menjadi langganan banjir hampir tiap tahun menjadi perhatian serius pihak Pemkab, kecamatan dan Pemdes setempat. Penanganannya pun diupayakan secara permanen atau jangka panjang agar banjir daerah ini tidak lagi terjadi. Untuk penanganan jangka panjang ini, diharapkan komitmen Bank NTB Syariah untuk membantu.
Camat Narmada Sumasno menyampaikan bahwa beberapa upaya penanganan bencana telah dilakukan pihaknya bersama OPD terkait berkolaborasi desa dan Desa. Pihaknya turun mengecek titik bencana mendampingi Sekda H Ilham. Setelah itu, dilakukan droping bantuan kepada korban melibatkan BPBD dan pemeriksaan kesehatan melibatkan puskesmas. “Termasuk turun survei penyebab banjir kami upayakan penanganan jangka panjang atau permanen agar tidak lagi terjadi banjir, terutama di Lembuak,” kata Sumasno kemarin.
Penanganan jangka panjang yang dimaksudkan dengan memperlebar saluran irigasi. Ada dua saluran yang terpisah oleh tembok sekolah akan disatukan sehingga ukurannya menjadi besar dan lebar. Dengan begitu daya tampung air pun bisa lebih besar. Pengecekan lokasi pun sudah dilakukan bersama desa, pihak sekolah dan Bank NTB cabang Narmada yang berkomitmen akan membantu penanganan.
Sebab kalau penanganannya melalui dana desa (DD), perlu menunggu APBdes Perubahan sehingga waktunya terlalu lama. Sementara, banjir susulan dikhawatirkan terjadi karena cuaca ini yang tak menentu. “Sehingga kami sudah disampaikan ke Bank NTB, mari silakan bantu penanganan,” harap dia. Dari pihak Bank NTB pun menyampaikan komitmennya ingin membantu, tapi perlu melaporkan pimpinan di Pusat.
Pihaknya pun sudah melaporkan ke Sekda Lobar terkait komitmen pihak Bank NTB ini. Sekda pun sangat setuju dan mendorong agar pihak Perusda membantu Pemkab menangani persoalan bencana di daerah setempat. Pihaknya sendiri lebih mengutamakan bantuan penangan jangka panjang daripada yang sifatnya sementara berupa bantuan mi dan air. Sebab kalau penanganan jangka panjang, warga bisa merasakan dalam jangka waktu lama. “Karena itu langganan tiap tahun, karena itu perlu solusi permanen jangka panjang,” imbuhnya.
Sementara itu, Kades Lembuak Samsir Kadarusman mengatakan pihaknya sangat berharap solusi jangka panjang penanganan banjir di tiga dusun yang jadi langganan banjir. Kaitan dengan itu, Pihaknya telah turun menemani kecamatan dan bank bank NTB untuk cek lokasi. “Kami berharap pihak Bank NTB membantu penanganan solusi masalah banjir di daerah kami,” kata dia. Terkait solusi jangka panjang ini pun telah dilaporan ke Pemkab dan pihak Pemkab mendorong agar Bank NTB juga membantu.
Solusi jangka panjang yang dilakukan dengan penanganan di bagian hilir yang menjadi pemicu banjir. Pihak Desa juga akan berupaya intervensi melalui DD. Sehingga, kata dia, dengan ditangani bagian hilir ini paling tidak 80 persen bisa mengurangi volume air dari sebelumnya.
Dampak banjir Minggu lalu, tembok keliling rumah warga mengalami kerusakan. Tim BPBD pun sudah turun mengecek lokasi. Sejauh ini warga yang terdampak telah diberikan bantuan dari BPBD. (her)


