spot_img
Minggu, Februari 1, 2026
spot_img
BerandaEKONOMIGapasdap Lembar : Mataram Aman dan Siap Sambut Wisatawan Pascabanjir

Gapasdap Lembar : Mataram Aman dan Siap Sambut Wisatawan Pascabanjir

Mataram (Suara NTB) – Ketua Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) Cabang Lembar, Firman Dandy, mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak ragu berkunjung ke Kota Mataram dan sekitarnya, meskipun kota ini sempat dilanda banjir pada Minggu, 6 Juli 2025.

Firman menyampaikan bahwa kondisi Kota Mataram saat ini telah pulih sepenuhnya. Aktivitas masyarakat telah kembali normal, dan upaya penanganan banjir oleh Pemerintah Kota Mataram bersama Pemerintah Provinsi NTB, TNI, Polri, BPBD, serta masyarakat berjalan cepat dan efektif.

“Situasi Kota Mataram sudah sangat normal. Hanya beberapa rumah di titik tertentu yang masih dalam proses pembersihan. Tidak semua wilayah kota terdampak,” ujarnya, Kamis, 10 Juli 2025.

Ia menegaskan bahwa banjir tidak menutup atau memutus akses ke destinasi wisata utama di Mataram maupun wilayah sekitarnya. Seluruh jalur transportasi, termasuk Pelabuhan Penyeberangan Lembar, tetap beroperasi normal selama dan setelah banjir.

“Tidak ada gangguan terhadap jalur wisata. Akses ke destinasi-destinasi unggulan tetap terbuka dan aman. Masyarakat tak perlu ragu, silakan datang ke Mataram dan nikmati keindahan alam, budaya, dan kulinernya,” lanjutnya.

Mataram, kata Firman, memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang menuju kawasan wisata di Pulau Lombok. Kota ini juga berkembang sebagai destinasi Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) dengan berbagai fasilitas hotel berbintang, pusat pertemuan modern, dan sarana pendukung lainnya.

Destinasi wisata di Kota Mataram juga tetap menjadi daya tarik utama. Masjid Hubbul Wathan (Islamic Center), Pantai Ampenan, Pantai Loang Baloq, Taman Mayura, dan Museum NTB tetap ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Lombok, termasuk Mataram, selalu memikat karena keindahan alam dan kekayaan budayanya. Kota ini tidak hanya cantik secara fisik, tapi juga hangat secara sosial,” kata Firman.

Ia juga menyoroti kuliner khas Mataram yang tetap menjadi daya tarik, seperti Ayam Taliwang, Sate Rembiga, dan Plecing Kangkung. Warung makan dan restoran tetap ramai, menunjukkan geliat ekonomi masyarakat yang kembali pulih pascabencana.

Firman berharap narasi negatif soal banjir tidak menyurutkan minat wisatawan untuk datang ke Mataram.

“Pesan kami jelas: Mataram aman, indah, dan siap menyambut siapa pun. Pascabanjir, kota ini justru semakin solid dan terus berbenah. Ayo, jangan ragu ke Mataram,” pungkasnya. (bul)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO