Mataram (Suara NTB) – PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) NTB Perseroda kembali mencatatkan kinerja positif dengan menyetor dividen sebesar Rp9,71 miliar kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB untuk tahun buku 2024. Angka ini menunjukkan tren kenaikan selama tiga tahun berturut-turut.
Direktur Utama BPR NTB Perseroda, Sudharmana, mengatakan bahwa dividen tahun ini mencapai Rp9.717.272.615, naik dibandingkan tahun buku sebelumnya. “Untuk tahun buku 2022 kami setor dividen sebesar Rp7,67 miliar. Tahun buku 2023 meningkat menjadi Rp8,13 miliar, dan Alhamdulillah tahun buku 2024 ini naik lagi menjadi Rp9,71 miliar,” ujarnya di Mataram, Senin, 14 Juli 2025.
Ia menjelaskan, pertumbuhan dividen tersebut merupakan hasil dari pengelolaan keuangan yang sehat, efisiensi operasional, serta ekspansi layanan yang terus dilakukan oleh BPR NTB di berbagai wilayah provinsi. BPR NTB juga konsisten mendorong inklusi keuangan melalui pembiayaan sektor produktif, khususnya untuk pelaku UMKM, pertanian, dan kegiatan ekonomi kerakyatan lainnya.
“Kami mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyaluran kredit produktif dan pelayanan keuangan berbasis kerakyatan. Kinerja baik ini kembali memberikan manfaat langsung kepada daerah melalui dividen,” tambahnya.
Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), BPR NTB Perseroda terus berupaya menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dapat diandalkan. Setoran dividen ini diharapkan mendukung pembiayaan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik di NTB.
“Kami berharap kontribusi ini bisa terus meningkat, seiring penguatan permodalan dan transformasi layanan digital yang sedang kami kembangkan,” pungkas Sudharmana.
Berikut rekap setoran dividen BPR NTB Perseroda kepada Pemprov NTB dalam tiga tahun terakhir: Tahun Buku 2022: Rp7.678.218.172. Tahun Buku 2023: Rp8.129.568.046. Tahun Buku 2024: Rp9.717.272.615. Dengan capaian ini, BPR NTB Perseroda menunjukkan perannya sebagai BUMD yang adaptif dan tumbuh berkelanjutan, sekaligus menjadi mitra strategis dalam membangun kemandirian ekonomi daerah. (bul)

