Selasa, Maret 17, 2026

BerandaEKONOMISMK PP Negeri Mataram Perpanjang Kerja Sama dengan SEAMEO BIOTROP, Fokus Kembangkan...

SMK PP Negeri Mataram Perpanjang Kerja Sama dengan SEAMEO BIOTROP, Fokus Kembangkan Pertanian Modern di NTB

Mataram (Suara NTB) – SMK Pertanian Pembangunan Negeri Mataram, Unit Pelaksana Teknis Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, secara resmi memperpanjang perjanjian kerja sama dengan The Southeast Asian Regional Centre for Tropical Biology (SEAMEO BIOTROP). Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Kepala SMK PP Negeri Mataram, Sugiarta, S.Pi., M.Pd., M.Si, dan Plt. Direktur SEAMEO BIOTROP, Dr. Elis Rosdiawati, disaksikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NTB, H. Abdul Aziz, S.H., M.H., pada Selasa, 22 Juli 2025 di Aula SMK PP Negeri Mataram.

Perpanjangan kerja sama ini menegaskan komitmen kedua belah pihak dalam memperkuat kolaborasi di bidang pelatihan, penelitian, dan diseminasi informasi terkait biologi tropis. Sugiarta menjelaskan, melalui kerja sama ini, sekolah mendapatkan akses langsung terhadap teknologi inovatif, riset terbaru, dan pelatihan dari SEAMEO BIOTROP maupun IPB University.

“Kerja sama ini memungkinkan kami mendapatkan pelatihan berkala, terutama di bidang pertanian perkotaan seperti hidroponik, akuaponik, budidaya jamur, tabulampot, dan budidaya ikan konsumsi. Bahkan jika ada teknologi baru yang dikembangkan BIOTROP, sekolah bisa menjadi lokasi percontohan langsung di NTB,” ujar Sugiarta.

Ia menambahkan, kerja sama yang telah berlangsung selama delapan tahun ini telah memberikan banyak manfaat, termasuk program magang guru dan siswa ke markas BIOTROP di Bogor, serta pengiriman tenaga pendidik untuk memperdalam ilmu di bidang pertanian tropis.

Lebih lanjut, Sugiarta menyatakan bahwa SMK PP Negeri Mataram akan menjadi pusat informasi dan transfer teknologi pertanian tropis di NTB. Dengan dukungan BIOTROP, sekolah berharap dapat menghadirkan narasumber ahli, menjadi tempat pelatihan guru dan laboran, serta mengembangkan unit produksi berbasis teknologi modern yang dapat menjadi percontohan di wilayah timur Indonesia. “Kami ingin menjadikan SMK PP ini sebagai pusat pelatihan dan pengembangan teknologi pertanian modern. Dengan begitu, siswa bukan hanya belajar teori, tapi juga bisa praktik dan bahkan menghasilkan produk untuk mendukung kemandirian pangan dan ekonomi sekolah,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt. Direktur SEAMEO BIOTROP, Dr. Elis Rosdiawati, menegaskan bahwa kolaborasi dengan lembaga pendidikan seperti SMK PP adalah langkah strategis untuk mengatasi keterbatasan lahan di wilayah perkotaan. Ia menekankan pentingnya peran sekolah dalam memperkenalkan pertanian sebagai bagian dari kurikulum dan budaya belajar.

Elis menyampaikan, Pelatihan Pertanian Perkotaan (Urban Farming) yang dilaksanakan di SMK PP Negeri Mataram merupakan bagian dari upaya SEAMEO BIOTROP dalam mendorong pemanfaatan lahan sempit dan sumber daya lokal untuk mendukung ketahanan pangan di wilayah urban, khususnya di lingkungan sekolah. “Melalui program ini, kami ingin mendorong pertanian masuk ke sekolah sebagai bentuk pembelajaran praktik yang langsung bisa diterapkan. Urban farming bisa menjadi solusi bagi ketahanan pangan, sekaligus membuka peluang usaha di lingkungan pendidikan,” tegas Elis.

Pelatihan ini terdiri dari lima topik utama yang akan diterapkan di sekolah-sekolah peserta: budidaya hidroponik, budidaya akuaponik, budidaya jamur konsumsi, budidaya tanaman buah dalam pot (tabulampot), dan budidaya ikan air tawar seperti lele. Selama pelatihan, peserta mendapatkan teori dan praktik langsung dari para ahli. Setiap peserta juga diwajibkan menyusun action plan implementasi kegiatan di sekolah masing-masing. Program ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya unit usaha sekolah berbasis pertanian (agro-edubisnis), terutama di SMK PP Negeri Mataram sebagai sekolah pertanian unggulan di NTB.

Momentum perpanjangan kerja sama ini sekaligus dirangkai dengan Pelatihan Pertanian Perkotaan (Urban Farming) untuk mendukung kemandirian pangan bagi komunitas pendidikan, yang digelar pada 22–25 Juli 2025. Pelatihan ini diikuti oleh 30 guru dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB sederajat yang berasal dari Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Lombok Timur. (bul)

IKLAN Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN

Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM







VIDEO