spot_img
Jumat, Februari 13, 2026
spot_img
BerandaPENDIDIKANPengimbasan Revitalisasi Bahasa Daerah di KLU Belum Optimal

Pengimbasan Revitalisasi Bahasa Daerah di KLU Belum Optimal

Mataram (Suara NTB) – Balai Bahasa NTB melakukan pemantauan dan evaluasi pengimbasan revitalisasi bahasa daerah di Kabupaten Lombok Utara pada Rabu, 23 Juli 2025. Tim berkunjung ke Kabupaten Lombok Utara untuk memantau langsung ke SDN 3 Gondang, SMPN 2 Tanjung, dan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Lombok Utara.

Berbeda dengan dua kabupaten sebelumnya, Lombok Tengah dan Lombok Timur, tim menemukan hasil yang tidak cukup menggembirakan. Dari sampel yang diambil, proses pengimbasan di Kabupaten Lombok Utara tidak berjalan dengan baik.

Di SDN 3 Gondang, para siswa tidak diajarkan bahasa Sasak. Saat praktik pun, mereka menggunakan bahasa Indonesia. Pemahaman guru master di SDN 3 Gondang masih belum baik. Hal yang tidak jauh berbeda juga ditemukan tim di SMPN 2 Tanjung. Bahkan, sebenarnya lebih parah. Guru master yang tidak bertugas belum melakukan pengimbasan sama sekali.

Temuan yang tak serupa, tetapi sama-sama tak membahagiakan tersebut menjadi perhatian khusus. Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB, Dwi Pratiwi, bersama Tim Kerja Pemodernan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra melaporkannya kepada Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Lombok Utara.

“Kabupaten Lombok Utara ini kami lihat punya kekayaan budaya, banyak sastrawan juga berproses di sini. Jadi, harapan kami adalah pembelajaran bahasa daerah bisa dilaksanakan di jenjang SD dan SMP di seluruh Kabupaten Lombok Utara,” jelas Dwi Pratiwi saat menemui Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Lombok Utara, Adenan, di ruang kerjanya.

Sebelumnya, Balai Bahasa NTB melakukan pemantauan dan evaluasi pengimbasan revitalisasi bahasa daerah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), tepatnya SDN 1 Sangkawana, SMPN 3 Jonggat, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah pada Selasa, 22 Juli 2025. Pemantauan di Loteng ini merupakan hari kedua setelah pemantauan di Lombok Timur (Lotim) sehari sebelumnya. (ron)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO