GUBERNUR NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal mengatakan segera membuka seleksi terbuka jabatan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lowong. “Pembentukan Panitia Seleksi (Pansel) akan dilakukan bulan Agustus mendatang. Awal bulan Agustus. Pansel semua pakai Pansel,” ujarnya.
Dia melanjutkan, seleksi khusus untuk OPD lowong yang tidak terdampak Struktur Organisasi Tata Kelola (SOTK). Hal ini bertujuan agar beban SOTK tidak menumpuk. “Sekarang Plt kosong kita isi dulu supaya tidak banyak beban saat SOTK baru. Nanti berikutnya SOTK baru kita isi,” lanjutnya.
Menyinggung soal adanya pejabat eselon II yang kemungkinan kehilangan jabatan akibat OPD nya dimerger? Iqbal enggan menanggapi. Yang pasti katanya menegaskan, pihaknya memberikan kesempatan yang sama kepada semua peserta seleksi.
Pada seleksi terbuka jabatan OPD lowong, mantan Duta Besar RI untuk Turki itu menegaskan memberikan catatan-catatan khusus demi tercapainya visi misi Iqbal-Dinda dalam lima tahun ke depan.
Pasti di setiap posisi dalam mencapai visi-misi prioritas pasti saya akan berikan tambahan catatan yang kita butuhkan, orang-orang seperti apa, katanya.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Tri Budiprayitno menjelaskan tim Pansel untuk beberapa jabatan strategis harus menggunakan tim pusat.
“Misalnya Inspektur Inspektorat. Lainnya tidak harus, tapi orang yang punya Kompetensi,” katanya.
Pembentukan Tim Pansel menyesuaikan dengan jabatan OPD yang akan diseleksi. “Setiap tim akan beranggotakan tiga, lima, hingga tujuh. Nantinya, Pemprov akan membentuk tim seleksi sesuai dengan jabatan yang dilelang.
Pengumuman Pansel,” lanjut Tri membutuhkan waktu sekitar 15 hari.
“Setelahnya, lanjut proses pemeriksaan administrasi, tes seleksi, tes assessmen, penulisan makalah, wawancara, dan lainnya. Masing-masing tes bisa dua hari,” pungkasnya. (era)

