Mataram (suarantb.com) – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat). Tujuh mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika, meski masih berada di semester enam, dipastikan lulus tanpa skripsi setelah artikel ilmiah mereka diterima di jurnal terakreditasi SINTA 2.
Pencapaian ini lahir dari Program Kelas Riset FKIP Ummat yang telah berjalan sejak 2020. Memasuki tahun kelima, program ini telah menghasilkan sekitar 300 lebih artikel yang terbit di prosiding nasional, internasional, maupun jurnal bereputasi SINTA 2. Program ini mendapatkan apresiasi luas, baik dari internal Ummat maupun dari pihak luar, berkat tata kelola dan prosedur pelaksanaannya yang dinilai efektif.
Tahun ini, angkatan ke-4 program tersebut diikuti 22 mahasiswa. Dari jumlah itu, 13 artikel telah diterima di jurnal SINTA 2, termasuk tujuh karya mahasiswa Pendidikan Matematika yang meraih kelulusan penuh. Sisanya masih dalam proses review dan revisi di jurnal masing-masing.
Ketujuh mahasiswa tersebut adalah:
- Alfiana Sahraini, accepted di Mimbar PGSD Undiksha
- Nurwahidah, accepted di Indonesian Journal of Educational Research and Review
- Elna Farida, accepted di Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA
- Alfian Rahman Hadi, accepted di JST: Jurnal Sains dan Teknologi
- Lailatul Jannah, accepted di JPPP: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan
- Meli Anggraini, accepted di IJOLAE: Indonesian Journal on Learning and Advanced Education
- Lailatul Hoyali, accepted di Jurnal Mimbar Ilmu
Pembina sekaligus Pembimbing Utama program ini, Dr. Syaharuddin, M.Si., mengaku bangga dengan keberhasilan para mahasiswa Pendidikan Matematika Ummat. “Mereka berhasil menaklukkan SINTA 2 berkat kerja keras, bimbingan intensif, dan konsistensi dalam penelitian,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Ketua Prodi Pendidikan Matematika Ummat, Abdillah, M.Pd. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh dosen pembimbing yang telah mencurahkan waktu dan tenaga. Hal senada diungkapkan oleh pembimbing yakni Vera Mandailina, M.Pd, yang menyebut capaian ini buah dari proses penelitian yang matang, mulai dari perencanaan, bimbingan, pengiriman naskah, revisi, hingga mendapatkan Letter of Acceptance (LoA).
Terakhir, Dekan FKIP Ummat, Dr. Muhammad Nizaar, M.Pd.Si, turut memberikan apresiasi tinggi atas capaian para mahasiswa Ummat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti bahwa budaya riset yang dibangun di lingkungan FKIP mampu melahirkan lulusan berkualitas dan kompetitif di tingkat nasional.
“Pencapaian ini bukan hanya mengangkat nama Ummat, tetapi juga membuktikan bahwa mahasiswa mampu menghasilkan karya ilmiah yang diakui secara akademis sebelum menyelesaikan studi. Ini adalah langkah maju dalam mempersiapkan generasi pendidik yang unggul,” ujarnya. (ron/*)



