spot_img
Rabu, Februari 18, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK TENGAHInvestor Nasional Tertarik Kelola Eks Aerotel dan Kantor Bupati Loteng

Investor Nasional Tertarik Kelola Eks Aerotel dan Kantor Bupati Loteng

Praya (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) saat ini telah membuka pembicaraan dengan salah satu investor nasional terkait pengelolaan bangunan eks Aerotel serta eks kantor Bupati Loteng. Tim khususnya pun sudah dibentuk untuk mengawal rencana pengelolaan kedua asset milik daerah tersebut. Demikian diungkapkan Wakil Bupati (Wabup) Loteng Dr. H.M. Nursiah, S.Sos.M.Si., kepada awak media saat ditemui di kantor DPRD Loteng, Jumat, 15 Agustus 2025 kemarin.

Ia mengatakan kedua asset tersebut memang sudah cukup lama menganggur. Terutama bangunan eks Aerotel. Pemkab Loteng pun menegaskan sangat terbuka dengan tawaran dari pihak manapun yang berminat untuk mengelola dan berinvestasi di asset daerah tersebut. Dengan tetap berpegang pada ketentuan yang berlaku tentunya.

Disinggung rencana investasi yang akan dilakukan investor nasional tersebut, Nursiah mengaku belum melihat desain dan rencana investasinya. Karena memang masih tahap penjajakan. Hanya saja, investor bersangkutan cukup bersemangat untuk mengelola asset kedua daerah tersebut.

Terlebih dengan melihat kondisi dan letak kedua asset daerah tersebut yang sangat strategis berada ditengah kota. “Belum kita lohat desain (investasinya). Tapi jelas cukup-cukup bersemangat untuk berinvestasi di Praya pada khususnya,” terangnya.

Begitu juga terkait nilai investasinya, juga belum ada penyampaian. Karena memang prosesnya masih tahap awal. Dan, masih ada beberapa tahapan untuk sampai kesana. Tapi yang paling penting sudah ada investor yang berminat untuk mengelola dan berinvestasi di eks Aerotel maupaun eks kantor Bupati Loteng.

Sembari berproses tentu ada diskusi-diskusi lebih lanjut dengn pihak investor. Pemkab Loteng juga perlu menyampaikan seperti apa aturan dan tahapan yang harus dijalankan terkait pengelolaan asset daerah. Karena ada aturan juga yang harus dipatuhi ketika mau mengelola asset daerah.

“Terkait hal ini nanti akan kita undang investor bersangkutan. Untuk kita jelaskan mekanisme dan aturan yang berlaku soal pengelolaan asset daerah. Supaya apa pemahaman yang lengkap sejak awal,” terangnya.

Hal lain seperti pola kerjasama apakah sewa atau lainya itu juga akan menjadi bagian untuk dibahas bersama nantinya. Harapan pemerintah daerah kedua asset penting tersebut bisa segera dikelola. Supaya bisa mendatangkan manfaat bagi daerah. Terutama dari sisi pendapatan asli daerah.

Dengan bertambahnya pendapatan daerah, tentunya akan semakin banyak program daerah yang bisa dibiayai. Pada akhirnya masyarakat juga yang akan menerima dan merasakan manfaatnya. “Prinsip kita bagaimana semua asset daerah bisa terkelola dengan maksimal. Sehingga bisa mendatangkan manfaat yang besar bagi masyarakat dan daerah,” pungkas Sekretaris DPD II Partai Golkar Loteng ini. (kir)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO