Mataram (Suara NTB) – Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB, Dwi Pratiwi mendorong Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Mataram (Unram) memasukkan bahasa dan sastra daerah sebagai mata kuliah pilihan. Dwi menyampaikan usulan ini karena sekolah-sekolah di NTB guru untuk pembelajaran bahasa daerah.
Dwi Pratiwi menyampaikan saran itu saat menghadiri Pemantauan dan Evaluasi Pengembangan Kurikulum Program Studi S-1 Pendidikan Bahasa dan Sastra, FKIP, Universitas Mataram (Unram) pada Sabtu, 30 Agustus 2025 lalu. Pada kegiatan tersebut, Dwi Pratiwi didampingi Pejabat Fungsional Widyabasa Ahli Muda, Kasman.
“Satu hal yang menjadi permintaan khusus dari Balai Bahasa Provinsi NTB, yakni dimasukkannya mata kuliah bahasa dan sastra daerah sebagai mata kuliah pilihan karena dalam pelaksanaan pembelajaran bahasa daerah di sekolah-sekolah membutuhkan keahlian di bidang bahasa dan sastra daerah,” saran Dwi Pratiwi.
Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB mendapat kesempatan pertama untuk memberikan penilaian terhadap alumni Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Mataram. Dwi Pratiwi menyampaikan bahwa alumni Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Unram sangat membatu pelaksanaan tugas di Balai Bahasa Provinsi NTB.
Pada kesempatan yang berbeda, Kasman juga mengungkapkan hal yang sama dengan apa yang diungkapkan oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB. Terlebih lagi beberapa mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dalam menulis skripsi terkait dengan bahasa dan sastra daerah. (ron)



