spot_img
Sabtu, Februari 21, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMInovasi yang Diajukan OPD Dikurasi

Inovasi yang Diajukan OPD Dikurasi

Mataram (Suara NTB) – Badan Riset Daerah (Brida) Kota Mataram mengubah pola penerimaan inovasi daerah yang diajukan organisasi perangkat daerah (OPD). Inovasi yang diajukan dikurasi untuk mengedepankan kualitas.

Kepala Badan Riset Daerah Kota Mataram, Dr. H. Mansur menjelaskan, sistem penerimaan atau pengajuan proposal inovasi daerah di tahun 2024 telah diubah. Pihaknya mengkurasi terlebih dahulu seluruh proposal yang masuk sebelum diminta mempresentasikan di depan tim juri. “Sekarang konsepnya dimatangkan dulu di Brida untuk dikurasi. Mana yang layak dilombakan dan dibutuhkan perbaikan langsung kita informasikan,” jelasnya ditemui pada Rabu 31 juli 2024.

Dari hasil kurasi hanya 40 inovasi daerah yang dinilai layak untuk mengikuti lomba. Mansur menyampaikan, lomba inovasi daerah terbagi dalam dua kategori yakni, inovasi dalam bentuk digital dan non digital. Kategori ini kemudian dijabarkan kembali berupa pelayanan publik, pendidikan, usaha mikro kecil dan menengah serta pelayanan publik lainnya.

Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Mataram mengakui, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mengajukan inovasi pelayanan mereka, tetapi inovasi yang diusulkan ada yang lolos dan tidak lolos. “Jadi ada inovasi yang lolos dan tidak lolos,” sebutnya.

Menurutnya, perubahan sistem penerimaan inovasi daerah untuk menjaga kualitas inovasi dari masing-masing perangkat daerah. Inovasi terbaik akan mewakili Kota Mataram pada lomba inovasi daerah tingkat regional Bali, NTB, NTT, dan Maluku, sehingga dibutuhkan usulan inovasi siap serta memiliki daya dukung yang baik.

Tim juri dari penilaian inovasi daerah melibatkan dosen Fakultas Ekonomi Universitas Mataram, LPPM Univeritas Mataram yang fokus memiliki konsentrasi pada teknologi informatika serta Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Mataram. “Dari hasil pemantauan masing-masing kategori memang sudah terlihat 40 inovasi itu, tetapi belum bisa dipastikan mana yang unggulan,” ujarnya.

Adapun pengisian Innovation Government Award (IGA) tingkat nasional dibatasi sampai 18 Agustus 2024. Pemkot Mataram telah memasukkan 57 inovasi untuk mengikuti proses seleksi tingkat nasional. Ia berharap inovasi yang tidak lolos kurasi agar menyempurnakan serta mematangkan inovasinya. (cem)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO