spot_img
Selasa, Februari 17, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWA BARATButuh Tambahan Dokter Dukung Layanan TRC Ambulans

Butuh Tambahan Dokter Dukung Layanan TRC Ambulans

Taliwang (Suara NTB) – Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyatakan untuk memasimalkan layanan Tim Reaksi Cepat (TRC) Ambulans, maka dibutuhkan tambahan tenaga dokter dalam penyelenggarannya.

“Menyimak arahan pak Bupati, harapan beliau TRC Ambulans ini dijalankan. Maka kuncinya kita butuh tambahan dokter,” terang kepala Dinkes KSB, dr. Carlof, Kamis, 18 September 2025.

Berdasarkan analisis teknisnya, kebutuhan dokter dalam mendukung layanan TRC Ambulans itu sebanyak 20 orang. Carlof mengasumsikan, pada tiap Puskesmas perlu ditempatkan masing-masing 2 tenaga dokter yang sekaligus juga ditugaskan mengawal layanan TRC Ambulans. “Puskesmas kita ada 10 sehingga kita setidaknya butuh 20 orang dokter,” katanya.

Dalam upaya memenuhi kebutuhan tenaga dokter itu sendiri, masing-masing Puskesmas sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) tengah membuka perekrutan. Carlof menyebut sementara ini telah ada tiga orang dokter, masing-masing dua dokter gigi dan satu dokter umum yang telah direkrut.

“Dokter gigi itu masing-masing ditempatkan di Puskesmas Sekongkang dan Puskesmas Tongo. Kalau dokter umumnya kita tempatkan juga di Puskesmas Tongo. Jadi kekurangan kita masih 17 orang (dokter),” papar Carlof.

Selain rekrutmen terbuka, Carlof menyampaikan, secara umum dalam rangka memenuhi kebutuhan dokter di tingkat Puskesmas, pemerintah KSB telah memiliki perencanaan berjangka. Salah satu upayanya adalah melalui program beasiswa kedokteran yang saat ini tengah berlangsung di Universitas Mataram (Unram). “Kan ada 20 orang, anak-anak kita (KSB) yang sedang kuliah kedokteran. Dan dalam empat atau tiga tahun ke depan mereka itu bisa menutupi kebutuhan dokter kita,” paparnya.

“Kalau lewat dinas kan terbatas. Kita hanya bisa rekrut lewat jalur penerimaan ASN, baik itu dokter PNS atau PPPK. Tapi kan kesempatannya tidak bisa setiap waktu,” sambung Carlof.

Lebih jauh ia menyampaikan, kekurangan dokter tidak saja terjadi di fasilitas Puskesmas dalam rangka mendukung layanan TRC Ambulans. Di RSUD Asy-Syifa, rumah sakit Pemda KSB hal yang sama juga terjadi. Maka dari itu, dalam rangka peningkatan layanan kesehatan daerah penambahan tenaga dokter menjadi salah satu fokus pemerintah KSB saat ini. “Mudah-mudahan yang nanti kita rekrut bertahan ya,” harap mantan direktur RSUD Asy Syifa ini. (bug)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO