Selasa, Maret 17, 2026

BerandaNTBLOMBOK TIMURWarga Binaan Lapas Selong akan Dilatih Beternak

Warga Binaan Lapas Selong akan Dilatih Beternak

Selong (Suara NTB) – Lapas Kelas IIB Selong terus menunjukkan langkah progresif dalam membina warga binaannya. Kali ini, lembaga tersebut menjalin sinergi dengan Dinas Peternakan Kabupaten Lombok Timur (Lotim) untuk mengembangkan program pelatihan dan pembinaan di bidang peternakan, khususnya di Pos SAE Menanga Baris.

Kepala Lapas Selong, Ahmad Sihabudin, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi langsung dengan jajaran Dinas Peternakan pada Senin 6 Oktober 2025. Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Dinas Peternakan tersebut, pihak Lapas diterima oleh Kabid Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner, drh. Tatang.

Menurut Ahmad, pembahasan dalam pertemuan itu meliputi beberapa program potensial yang akan diterapkan di Pos SAE. Di antaranya Pelatihan Kader Kesehatan Hewan untuk membekali warga binaan dengan pengetahuan dasar tentang kesehatan hewan, Pelatihan Penggemukan Sapi untuk meningkatkan keterampilan budidaya ternak, serta pendampingan rutin dari tim Dinas Peternakan guna memastikan kesehatan hewan tetap terjaga.

“Langkah ini merupakan bagian dari upaya kami untuk membina karakter dan kemandirian warga binaan, bukan hanya secara mental tetapi juga secara ekonomi melalui kegiatan produktif di bidang peternakan,” ujar Ahmad.

Sebagai tindak lanjut, hasil koordinasi tersebut akan dituangkan dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Peternakan dan Lapas Selong. PKS ini nantinya menjadi dasar pelaksanaan berbagai program pembinaan produktif berbasis peternakan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Kabid Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Lombok Timur, drh. Tatang, menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini akan diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga binaan serta memperkuat kapasitas Pos SAE sebagai pusat pembelajaran peternakan.

“Kami rencanakan ada edukasi bagi peternak, termasuk cara deteksi penyakit, manajemen pakan, hingga pelayanan kesehatan hewan. Lapas juga memiliki potensi besar karena memiliki 20 ekor sapi dan lahan sekitar 15 hektare yang bisa dikembangkan,” jelas Tatang.

Ia menambahkan, pihaknya juga berencana untuk mengintegrasikan program Pepadu Desa dengan kegiatan di Lapas Selong. Salah satu rencana konkrit adalah pemanfaatan lahan untuk penanaman lamtoro sebagai sumber pakan ternak.

“Ke depan, kami berharap PKS ini bisa dijalankan secara intensif agar ada hasil nyata yang dapat memberikan manfaat bagi warga binaan maupun masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Dengan kerja sama ini, Lapas Selong tidak hanya menjadi tempat pembinaan moral, tetapi juga wadah pemberdayaan ekonomi yang berorientasi pada kemandirian dan keberlanjutan. (rus)

IKLAN Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN

Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM







VIDEO