Praya (Suara NTB) – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI turun melakukan survei menyeluruh pasca gelaran event MotoGP Mandalika. Survei dilakukan untuk menghitung dan mencari tahu besaran impact dari gelaran balapan dunia tersebut, khususnya terhadap sektor secara ekonomi. Baik itu di NTB maupun secara nasional.
Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengungkapkan gelaran MotoGP Mandalika turut mendorong perputaran uang hingga Rp 4,8 triliun. Dan, hampir semua sektor ikut merasakan dampak positif dari gelaran event tersebut. “Tapi itu baru hasil perhitungan awal,” ungkap Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria, Selasa, 7 Oktober 2025.
Bappenas saat ini sudah mulai turun untuk melakukan perhitungan secara menyeluruh dampak event MotoGP Mandalika, bersama dengan BPS, Bank Indonesia dan surveyor independen.
Perhitungan dilakukan melalui metode survei langsung. Melalui wawancara dengan para pelaku usaha, pemilik tempat tingga, pemilik hotel hingga rental kendaraan hingga masyarakat umum yang menonton ajang MotoGP Mandalika secara langsung atau tidak langsung.
Dikatakannya, dampak gelaran MotoGP juga tidak hanya dirasakan di Pulau Lombok dan NTB saja. Tetapi dirasakan hingga luar NTB. Karena banyak juga barang-barang atau fasilitas pendukung event MotoGP yang didatangkan dari luar NTB. Misalnya, ambulans advance. Itu ada sekitar 30 unit yang disiapkan selama event MotoGP kemarin.
Namun tidak semuanya berasal dari NTB. Ada juga yang didatangkan dari Bali maupun Surabaya. “Ambulans advance di NTB tidak lebih dari 10 unit. Nah yang 20 unit lagi kita sewa dari luar NTB. Dari Bali, ada juga dari Surabaya. Ini juga dampak ekonomi bagi luar NTB,” jelasnya.
Menurut Priandhi, dengan jumlah penonton yang hadir langsung di Sirkuit Internasional Mandalika yang begitu besar menebus angka 140 ribu orang, pihaknya berkeyakinan dampak ekonomi lebih besar. Perbandingannya, pada penyelenggaran MotoGP Mandalika tahun lalu saja dengan jumlah penonton sekitar 120 ribu orang dampak ekonominya menyentuh hingga Rp 4 triliun. Apalagi sekarang dengan penonton yang jauh lebih banyak.
Memang ada beberapa hal yang berkurang. Tapi ada beberapa hal yang bertambah, contohnya jumlah penonton. “Ya, kita tunggu saja hasil perhitungan oleh Bappenas. Mudahan dalam dua minggu ke depan hasil surveinya sudah keluar. Apalagi survei dilakukan dengan melibatkan banyak pihak. Jadi hasilnya bisa lebih cepat diketahui,” sebutnya. (kir)


