spot_img
Selasa, Februari 24, 2026
spot_img
BerandaNTBKSB Gandeng Unpad Kembangkan Komoditas Unggulan Transmigrasi Tongo-Sekongkang

KSB Gandeng Unpad Kembangkan Komoditas Unggulan Transmigrasi Tongo-Sekongkang

Taliwang (suarantb.com) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dan Universitas Padjajaran (Unpad) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Desain Pengembangan Komuditas Unggul Spesifik di Kawasan Transmigrasi Tongo-Sekongkang”.


Forum yang dilaksankan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertans) KSB, pada Jumat (7/11/2025) itu, dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah dan Sekretaris Daerah (Sekda), Hairul. Sementara dari pihak Unpad, hadir Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Unpad—sebuah tim yang dibuat Kampus Unpad untuk melaksanakan penelitian di ratusan kawasan transmigrasi seluruh Indonesia.


Kepala Disnakertrans KSB, Slamet Riadi, dalam laporannya menyebutkan bahwa wilayah transmigasi Tongo-Sekongkang menjadi salah satu lokasi pusat riset yang dilaksanakan tim Patriot Unpad. “Tahun ini ada 154 titik lokasi transmigrasi se-Indonesia yang menjadi tujuan penelitian Unpad,” terangnya.


Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi potensi dan permasalahan yang dihadapi masyarakat di kawasan transmigrasi. Slamet menjelaskan, Tim Patriot Unpad dalam melaksanakan kegiatannya, akan melakukan penjaringan aspirasi dan gagasan masyarakat terkait pengembangan ekonomi lokal di tiap kawasan transmigrasi.


“Ini juga sebagai langkah kampus Unpad membangun sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pihak kampus dalam mendukung pembangunan kawasan transmigrasi, serta menyusun rekomendasi awal strategis pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal,” ujarnya.


Sementara itu, Bupati H. Amar Nurmansyah yang membuka kegiatan FGD. Dalam sambutannya mengatakan, harapan awal dari adanya transmigrasi adalah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Ia menyebut, bahwa Sumbawa Barat memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan, akan tetapi saat ini pengolahan komoditas alamnya masih diolah secara tradisional.


“Harapan kami dengan adanya kerjasama antara pemerintah dengan Universitas Padjajaran ini dapat memformulasikan strategi agar komoditas unggulan yang dimiliki dapat dikembangkan dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi,” harapnya.


Selanjutnya Bupati menambahkan, program ini sangat berarti bagi pemerintah KSB. Sebab ke depan tidak hanya akan berpotensi meningkatkan nilai komuditas unggulan dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Di sisi lain diharapkan juga dapat menjadi solusi terhadap pengangguran di daerah transmigrasi.


Dalam acara FGD itu, hadir sebagai pemateri adalah Dr. Eng. Agus Didit Haryanto, Ir., MT. Pada penyampaiannya Didit yang sekaligus sebagai ketua Tim Patriot Unpad ini menjelaskan, tujuan pelaksanaan ekspedisi. Termasuk memaparkan berbagai potensi eknomi lokal yang dapat dikembangkan di kawasan transmigrasi Tongo-Sekongkang berdasarkan pemetaan awal timnya. (bug)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO