spot_img
Jumat, Januari 30, 2026
spot_img
BerandaBIMAKebakaran Rumah Panggung di Langgudu, Satu Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal

Kebakaran Rumah Panggung di Langgudu, Satu Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal

Bima (suarantb.com) – Sebuah rumah panggung 12 tiang milik warga di Desa Dumu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, hangus terbakar pada Kamis (13/11/2025) sekitar pukul 11.30 Wita. Peristiwa tersebut diduga akibat arus pendek listrik yang menyebabkan api cepat membesar dan melalap seluruh bagian rumah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bima, A. Rifai, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, rumah yang terbakar milik Firman (40), seorang petani warga RT 01 Dusun 01 Desa Dumu.

“Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.30 Wita. Warga pertama kali melihat asap tebal keluar dari bagian belakang rumah. Api kemudian membesar dengan cepat karena bangunan terbuat dari bahan kayu dan papan kering,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Kamis (13/11/2025).

Warga setempat, kata Rifai, sempat berupaya melakukan pemadaman dengan alat seadanya sambil menunggu bantuan datang. Namun, karena jarak lokasi cukup jauh dari pos pemadam, api lebih dulu menghanguskan seluruh bangunan. “Sekitar pukul 12.45 Wita api baru bisa dipadamkan sepenuhnya oleh warga. Kondisi rumah sudah rata dengan tanah,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun seluruh harta benda milik korban tidak dapat diselamatkan. “Perabotan rumah tangga, pakaian, surat-surat penting, hingga barang elektronik hangus terbakar. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp75 juta,” terang Rifai.

Pascakejadian, situasi di lokasi kebakaran dilaporkan aman dan kondusif. Pemerintah desa bersama warga telah membantu korban untuk sementara menempati rumah kerabat terdekat. Dinas Damkarmat juga berkoordinasi dengan pihak pemerintah daerah agar korban segera mendapatkan bantuan darurat.

Rifai menambahkan, kebakaran rumah akibat arus pendek listrik masih kerap terjadi di wilayah Kabupaten Bima, terutama pada rumah panggung yang terbuat dari bahan mudah terbakar. Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan rutin memeriksa instalasi listrik di rumah.

“Kami harap warga memastikan kondisi listrik dalam keadaan aman sebelum beraktivitas, terutama saat meninggalkan rumah. Hindari penggunaan kabel sambungan yang tidak standar karena sangat berisiko menimbulkan kebakaran,” tegasnya.

Selain itu, ia juga meminta agar Babinsa dan Bhabinkamtibmas di tiap desa terus memberikan imbauan kepada masyarakat terkait pencegahan kebakaran. “Peran aparat desa dan keamanan sangat penting dalam edukasi masyarakat. Pencegahan lebih baik daripada penanganan ketika api sudah membesar,” tuturnya.

Rifai memastikan, Dinas Damkarmat akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap setiap laporan kebakaran, meski dihadapkan pada kondisi geografis yang menantang. “Kami terus berupaya memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat agar penanganan kebakaran bisa lebih cepat dan efektif,” pungkasnya. (hir)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO