Dompu (suarantb.com) – Pantai Lakey Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu mengalami abrasi akibat banjir rob pada 8–9 November 2025 lalu. Jalan pedestarian di sepanjang Pantai Lakey terputus diterjang ombak. Kawasan yang menjadi Lokasi pariwisata super prioritas Provinsi NTB ini pun diminta untuk diperhatikan pemerintah.
Ketua Asosiasi Pengusaha Hotel dan Restoran (APHR) Lakey Dompu, Theo Syahrial Qadri kepada media ini Kamis (13/11/2025) sore mengungkapkan harapannya agar pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB memberikan perhatian serius pada kerusakan kawasan wisata Pantai Lakey akibat banjir rob pada 8–9 November lalu.
Fasilitas yang ada di sepanjang sepadan Pantai dari Kawasan Lakey Peak hingga Nangas mengalami kerusakan akibat dihantam ombak saat banjir rob. “Jalan pedestarian di sepanjang Pantai itu hancur dan terputus. Sekarang hanya bisa dilewati pejalan kaki, itupun harus hati-hati sekali,” ungkapnya.
Kerusakan fasilitas ini membuat ketidak nyamanan tamu. Sehingga tidak heran, saat ini hotel-hotel di Lakey sedang sepi mengunjung dari wisatawan manca negara. “Belum lagi soal kebijakan maskapai yang sangat memberatkan bagi peselancar membuat biaya transportasi saat ini meningkat dua kali lipat,” ungkapnya.
Kepala Desa Hu’u Kecamatan Hu’u, Mujahidin, S.Sos., yang dihubungi terpisah membenarkan kerusakan Kawasan wisata Pantai Lakey akibat banjir rob. Kawasan yang menjadi kewenangan pemerintah Provinsi ini diharapkan mendapat penanganan segera sebagai Kawasan wisata. Terlebih Lakey dengan keunikan ombaknya dan ditetapkan sebagai venu utama bagi cabang olah raba (Cabor) Selancar Ombak pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 dan PON 2028.
“Lakey dengan keindahan ombaknya didukung pantai pasir putih menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan berkunjung. Jangan sampai karena kekurang pedulian dalam merespon kerusakan fasilitas pendukung ini membuat wisatawan tidak nyaman dan enggan ke Lakey. Kami berharap pemerintah Provinsi NTB bisa memberikan perhatiannya,” harap Mujahidin pada Kamis (13/11/2025) malam.
Plt. Kepala BPBD Kabupaten Dompu, H Wan Muhtajun, ST mengatakan, setiap bencana yang ada selalu direspons pihaknya dengan cepat. Banjir rob yang menyebabkan sejumlah fasilitas umum di sepadang Pantai Lakey telah dilaporkan ke Bupati, Gubernur NTB melalui BPBD Provinsi, dan BNPB Pusat melalui Pusdalops.
“Kerusakan Pantai Lakey terjadi akibat banjir rob yang terjadi sebelum banjir tanggal 8–9 November lalu. Kita buatkan laporan tersendiri,” ungkapnya. (ula)


