spot_img
Kamis, Februari 19, 2026
spot_img
BerandaBREAKING NEWSBandara Poto Tano Jalani Proses Kalibrasi, Bupati Amar Optimis Segera Beroperasi

Bandara Poto Tano Jalani Proses Kalibrasi, Bupati Amar Optimis Segera Beroperasi

Taliwang (Suara NTB) – Tahapan menuju pengoperasian Bandara Poto Tano saat ini sedang berlangsung. Pada tanggal 19 November 2025 lalu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah melakukan proses kalibrasi perdana terhadap bandara yang dibangun oleh PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) tersebut.

Informasi mengenai kegiatan kalibrasi Bandara Poto Tano itu dibenarkan oleh Bupati Sumbawa Barat (KSB), H. Amar Nurmansyah. Menurut dia, dengan mulai dilakukannya pengujian kelaikan tersebut maka satu langkah lagi, bandara tersebut akan beroperasi.

“Kalau pembangunannya sudah dinyatakan selesai tanggal 22 Oktober lalu. Dan kemarin (Rabu, 19 November) sudah diuji,” kata Bupati di sela sambutanya saat acara peringatan Harlah ke-22 KSB, Kamis (20/11/2025).

Bupati mengatakan, AMMAN selaku pemilik bandara sangat serius untuk segera mengoperasikan bandara yang terletak di Desa Kiantar itu. Setelah seluruh tahapan pengujian dan mendapat izin operasional dari Kemenhub. AMMAN akan mendaftarkannya untuk mendapat setifikat internasional.

Dengan predikat internasional tersebut, maka secara otomatis Bandara Poto Tano memiliki kualifikasi mumpuni sebagai salah satu gerbang udara di Pulau Sumbawa.

“Di bulan-bulan berikutnya, rencananya sudah akan ada maskapai mengawali layanannya,” ungkap Bupati Amar.

Uji Coba Penerbangan Langsung dari Jakarta

Rasa optimis Bupati akan segera beroperasinya bandara itu, ia sebutkan, bahwa akan ada uji coba penerbangan langsung dari Jakarta. “Jadi akan mencoba rute penerbangan dari badara Poto Tano ke bandara internasional Halim Perdanakusuma,Jakarta,” urainya seraya menyampaikan nama resmi. “Namanya Bandara Poto Tano,” sambung Bupati.

Dimulainya operasional Bandara Poto Tano itu, lanjut Bupati Amar akan menjadi pengungkit luar biasa terutama bagi masa depan dunia industri pariwisata daerah. Selama ini kata dia, salah satu persoalan yang dihadapi dunia pariwisata KSB adalah terkait akses yang terbatas. Ketiadaan bandara sebagai pintu masuk transportasi tercepat, membuat tingkat kunjungan wisatawan ke KSB tidak dapat terdongkrak signifikan.

“Pariwisata kita tidak kalah dengan destinasi wisata di daerah lain. Jadi dengan beroperasinya Bandara Poto Tano, maka wisatawan lebih mudah sampai ke sini. Dan kita sampaikan terima kasih kepada AMMAN yang sudah mengusahakan Bandara itu, luar biasa,” imbuhnya.(bug)

 

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO