spot_img
Minggu, Juli 14, 2024
spot_img
BerandaBlogPemetaan TPS Perlu Dibenahi, Pemilih Sejumlah Daerah Lobar Dikhawatirkan Seberang Bukit Untuk...

Pemetaan TPS Perlu Dibenahi, Pemilih Sejumlah Daerah Lobar Dikhawatirkan Seberang Bukit Untuk Memilih

Giri Menang (Suara NTB) – Hasil temuan pengadaan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) yang dilakukan Bawaslu ditemukan beberapa persoalan yang dikhawatirkan mempengaruhi partisipasi pemilih pada pilkada nanti. Diantaranya, lokasi TPS yang terlalu jauh

sehingga menyebabkan warga akan menempuh jarak jauh bahkan seberang bukit untuk bisa menggunakan hak pilihnya.

Seperti di beberapa kecamatan ditemukan lokasi TPS terlalu jauh jangkauannya, sehingga pantarlih yang ditugaskan sulit melakukan Coklit selama tiga hari ini. Seperti di daerah Sekotong dan Batulayar, DP4 hasil singkronisasi yang masih rancu, itu menyebabkan kendala dalam coklit di daerah setempat. Kemudian, persoalan jarah TPS juga sangat jauh. Bahkan ada satu KK akan memilih di TPS berbeda. Sehingga dikhawatirkan warga enggan ke TPS. “Ini harus dibenahi oleh KPU kata ketua Bawalsu Lobar Rizal Umami.

Sementara itu, Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Lobar Abdul Aziz Fatriyawan menerangkan terkait pemetaan dan penambah jumlah TPS, sudah ditindaklanjuti Pihaknya. Dari pemetaan awal pihaknya sudah menambah TPS di beberapa kecamatan. “Kami sisir yang memang perlu penambahan TPS,”kata dia. Dalam pembentukan TPS ini mengacu pada aturan. Dimana pada Pilkada ini satu TPS DPT maksimal 600 orang. Sedangkan di Lobar rata-rata jumlah DPTnya 560 orang satu TPS. “Tidak sampai 600 orang,”ujarnya.

Saat ini jumlah TPS mencapai 987 setelah dilakukan penambahan. Sebelumnya jumlahnya 971. Daerah yang ditambah TPS, tidak diberikan sama rata di masing-masing kecamatan, karena dilihat sisi geografis. Lebih lanjut soal kekhwatiran kualitas DPT dampak pemetaan TPS yang kurang dan kerja pantarlih kurang maksimal, pihaknya sudah melakukan pemetaan TPS untuk mengantisipasi adanya warga kesulitan memilih.

Pihaknya sudah memetakan TPS yang menyebabkan pemilih pindah dusun atau harus melewati bukit ke lokasi memilih, seperti di wilayah Batulayar dan Sekotong. Dan Pihaknya sudah melakukan upaya antisipasi. “Insyallah kalau menyebrang bukit itu insyallah tidak ada seperti itu, karena kami sudah petakan,”ujarnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -



Most Popular

Recent Comments