Sabtu, Maret 14, 2026

BerandaHEADLINEPeserta Bisa Didiskualifikasi

Peserta Bisa Didiskualifikasi

KENARI Fashion Street 2024 akan kembali digelar tanggal 8 Desember mendatang. Jika pada pelaksanaan tahun 2023 lalu rutenya dari depan Pendopo Gubernur NTB hingga Lapangan Sangkareang Kota Mataram, maka tahun ini rutenya lebih panjang lagi.

Wakil Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTB Ir. Hj. Lale Prayatni, menjelaskan, jika rute KFS tahun 2024 digelar dari depan Pendopo Gubernur NTB hingga Islamic Center., Minggu, 8 Desember 2024. “Tentu karena namanya Kenari Fashion Street ya harus berjalan di bawah pohon kenari. Nanti dilepas di depan pendopo dan finishnya di Islamic Center,” terangnya kemarin.

Melihat rute pelaksanaan kegiatan yang dinilai cukup jauh, para peserta diminta bisa lebih menggunakan busana casual dan memakai sepatu kets atau boots. “Nanti peserta berasal dari OPD (Organisasi Perangkat Daerah), BUMN, BUMD, organisasi wanita dan kita juga akan  mengundang Dekranasda Kabupaten/Kota,’’ terangnya.

Mantan Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK ini menegaskan, jika pada pelaksanaan Kenari Fashion Street ini tidak menggunakan wastra dari daerah luar NTB. Hal ini sejalan dengan tema Kenari Fashion Street 2024, yakni The Colors of Wastra atau Warna-warni Wastra NTB. Dalam hal ini, peserta Kenari Fashion Street wajib hukumnya menggunakan wastra NTB.

‘’Yang mana disebut Wastra Nusa Tenggara Barat, nanti saya kumpulkan OPD. Karena pengalaman tahun kemarin, masih ada yang menggunakan Troso Jepara. Walau alasannya saya beli di Cakra, di Sukarara, tapi kan tidak semua itu menjadi wastra Nusa Tenggara Barat,’’ tegasnya.

Selain itu, tambahnya, dengan pelaksanaan Kenari Fashion Street ini adalah OPD atau ASN di lingkup Pemprov NTB memahami wastra NTB secara umum. Begitu juga dengan kalangan pelajar dan masyarakat umum harus memahami wastra NTB, sehingga tidak mudah terkecoh dengan banyaknya produk wastra dari daerah lain yang dijual di sentra-sentra tenun atau wastra di NTB.

‘’DI saat ada peserta yang tidak menggunakan wastra Nusa Tenggara Barat, kita dis (diskualifikasi) saja langsung dan ada penilaian untuk itu,’’ tegasnya.

 Pihaknya berharap dengan kegiatan ini, desainer lokal akan meningkatkan kreasinya dalam menciptakan wastra-wastra NTB yang tidak kalah dengan daerah lain. (ham)

IKLAN Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM
RELATED ARTICLES
IKLAN
Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM




VIDEO