spot_img
Selasa, Februari 17, 2026
spot_img
BerandaNTBDOMPUPjs Bupati Sebut Trantib Jadi PR Besar Dompu Selain Kesehatan dan Pendidikan

Pjs Bupati Sebut Trantib Jadi PR Besar Dompu Selain Kesehatan dan Pendidikan

Dompu (Suara NTB) – Pjs Bupati Dompu, Baiq Nelly Yuniarti, AP, MSI menyebut ketentraman dan ketertiban umum menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah Kabupaten Dompu selain persoalan kesehatan dan pendidikan. Untuk menyikapi itu, Pjs Bupati bersama Foruk Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan mengumpulkan semua Camat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menyatukan pemahaman.

“Memang kita harus sepemahaman dulu tentang kondisi Dompu. Jadi pemerintah yang memberi instruksi, yang ada di lapangan juga harus paham. Manasih yang menjadi PR besar kita. Di tengah keseharan, pendidikan, ternyata Trantib menjadi PR besar (Dompu),” ungkap Pjs Bupati Dompu, Baiq Nelly Yuniarti, AP., MSI saat ditemui di paviliun pendopo Bupati Dompu, Jumat, 15 November 2024.

Pertemuan ini, lanjut Nelly, akan dilakukan pada Senin, 18 November 2024 . Tidak hanya persoalan keamanan di wilayah Hu’u yang menyebabkan PT Sumbawa Timur Mining (STM) memperpanjang masa penghentian sementara aktivitasnya sebagai akibat dai penyerangan serta pembakaran fasilitas kantor di New Staging STM Desa Marada Kecamatan Hu’u. Tapi juga soal trantib secara keseluruhan. “Tadi malam dengar ada korbankan (pelemparan oleh orang tidak dikenal di jalan hingga menyebabkan anak usia 13 tahun meninggal dunia),” ingatnya.

Ia pun menyayangkan tindakan anarkis yang dilakukan kelompok warga. Kini mulai menyasar kepada anak – anak, sehingga harus menjadi perhatian semua pihak. Tidak hanya oleh pemerintah daerah dan aparat keamanan, tapi juga oleh orang tua itu sendiri. “Kita akan kembali memberlakukan jam malam dengan meningkatkan patroli,” katanya.

Terhadap kondisi keamanan di wilayah Hu’u dan membuat PT STM kembali memperpanjang penghentian aktivitasnya hingga akhir Desember 2024, Nelly mengatakan, ada baiknya. Selain memberikan pembelajaran bagi masyarakat akibat dari tindakan anarkis yang dilakukan, juga untuk menjaga situasi benar – benar kondusif. Karena saat ini, daerah tengah dihadapkan pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak.

“Pasca debat pertama (Senin, 11 November 2024 malam), kita sudah ribut. Sementara debat kedua direncanakan pada 21 November dan 27 November pemilihan, sehingga rawan (ribut) lagi pascanya. Setelah itu, libur natal. Saya rasa sepakat bolehlah off dulu, walaupun dampaknya pasti kami rasakan,” ungkap Nelly.

Diakui Nelly, diantara dampak yang dirasakan pada pekerja dan masyarakat lingkar tambang. Karena pekerja di STM rata – rata berstatus kontrak, sehingga hanya akan terima gaji pokoknya saja akibat penghentian aktivitas. Begitu juga dengan mereka yang berstatus pekerja harian, tidak akan mendapatkan penghasilan.

“Masyarakat kami di sekitar tambang yang biasanya menjadi tempat belanja para pekerja, sudah mengeluh, sudah sangat berkurang yang makan dan minum di warung mereka. Ini yang saya bilang ke teman – teman media untuk mengedukasi masyarakat kita, kalau kita mengganggu investor seperti ini dampaknya,” ingatnya.

Ia pun mengingatkan, Kabupaten Dompu memiliki potensi yang luar biasa. Di sisi lain, Dompu dituntut maju dan berkembang. Untuk bisa mewujudkan itu, tidak bisa hanya oleh pemerintah sendiri, dibutuhkan investor untuk membantu membangun Dompu. “Tapi memang kondisinya harus kami (Pemda) jamin dulu, bahwa di (Dompu) sini aman nyaman ituloh. Kalau masyarakat kita masih gaya seperti ini. Nyamuk sedikit bakar, marah sedikit bakar, ndak akan ada yang berani masuk ke sini. Siapa yang akan mengelola potensi ini kalau seperti itu,” harapnya. (ula)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO