Selong (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) terus berupaya mewujudkan lingkungan ramah anak dengan memperbanyak ruang bermain anak di berbagai lokasi. Selain Taman Rinjani di Selong yang sudah lebih dulu dikenal, kini sejumlah titik baru juga sedang dikembangkan agar memenuhi kriteria sebagai ruang bermain yang aman dan layak bagi anak.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lotim, H. Supardi, kepada Suara NTB pekan kemarin, mengatakan ruang bermain anak yang dibangun mengacu pada standar nasional yang telah ditentukan. Salah satu syarat utama adalah penggunaan lantai matras sebagai pengganti pasir guna menjamin keselamatan anak saat bermain.
Ruang bermain anak ini sengaja kita hadirkan dengan memenuhi standar. Salah satunya adalah tidak boleh menggunakan pasir, tapi harus memakai lantai matras, ujarnya.
Namun demikian, Supardi mengakui masih banyak fasilitas pendukung yang belum terpenuhi secara maksimal. Beberapa fasilitas yang telah dibangun juga mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan segera agar tetap layak digunakan.
Dari sisi jumlah ruang bermain sebenarnya sudah mencukupi. Yang menjadi fokus ke depan adalah peningkatan kualitas, kelengkapan fasilitas, serta kenyamanan, lanjutnya.
Lebih jauh, Pemkab Lotim juga memberikan perhatian khusus pada kebutuhan anak-anak penyandang disabilitas. Menurut Supardi, ruang bermain yang inklusif sedang dikembangkan dengan jalur akses yang ramah difabel dan area bermain khusus bagi anak berkebutuhan khusus.
Untuk anak-anak berkebutuhan khusus itu sudah kita penuhi dengan terus menambah tempat-tempat bermain yang inklusif, tambahnya.
Langkah ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Lotim untuk menjadikan daerah ini sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA), sebuah predikat yang menuntut integrasi perlindungan dan pemenuhan hak anak dalam setiap aspek pembangunan. (rus)


