spot_img
Sabtu, Januari 31, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK BARATJadi Pusat Edukasi dan Literasi, Cagar Budaya Taman Narmada Dikunjungi 20 Mahasiswa...

Jadi Pusat Edukasi dan Literasi, Cagar Budaya Taman Narmada Dikunjungi 20 Mahasiswa Cina

Giri Menang (Suara NTB) – Cagar Budaya Taman Narmada tidak saja menjadi lokasi rekreasi bagi masyarakat, tetapi juga jadi pusat edukasi dan literasi. Banyak perguruan tinggi yang berkunjung melakukan penelitian di cagar budaya ini. Baru-baru ini ada 20 Mahasiswa S2 dari Cina yang belajar di Taman Narmada.

Terbaru, agar budaya ini dikunjungi oleh mahasiswa dari Cina dan Akademi Administrasi Rumah Sakit Mataram yang praktik di sana. Pihak pengelola dalam hal ini PT Tripat pun telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi baik negeri maupun swasta.

Dirut PT Tripat Eko Esti Santoso, S.E., M.M., M.H., menerangkan bahwa Taman Narmada memiliki kekayaan cagar budaya dengan berbagai peninggalan dengan cerita sejarahnya. “Selain menjadi daya tarik wisata juga sebagai pusat edukasi literasi. Bahkan baru-baru ini kami terima mahasiswa dari Cina ada 20 orang,” kata Eko, Rabu, 25 Juni 2025.

Mahasiswa Cina ini ingin mengenal lebih jauh tentang cagar budaya daya heritage dan belajar tentang air serta sumber mata air di taman Narmada. Mereka belajar selama sehari. “Dan kita MoU di sini,” imbuhnya.

Sejauh ini sudah banyak perguruan tinggi yang penelitian di Taman Narmada. Pihaknya juga melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi seperti Unram, Unizar, dan perguruan tinggi swasta lainnya. Ke depan, pihaknya lebih banyak berkolaborasi dengan perguruan tinggi, sebab selain mereka belajar juga sekaligus memperkaya wawasan pihaknya dari berbagai aspek, baik teori maupun konsep. Selain juga sebagai penambah kunjungan di Taman Narmada.

Terkait literasi dan edukasi, pihaknya telah menyiapkan buku saku bagi pengunjung maupun mahasiswa dan siswa yang ingin tahu tentang sejarah. Buku saku itu masih dalam bentuk Bahasa Indonesia. “Nanti kami salin ke bahasa Inggris,” imbuhnya.

Pihaknya ingin wisata sejarah menjadi bagian atraksi wisata melalui listrik dan edukasi ini. “Kita ingin dorong tingkatkan wisata sejarah melalui edukasi dan literasi,” imbuhnya. (her)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO