Sumbawa Besar (Suara NTB) – Lembaga Peduli Penyandang Disabilitas Pulau Sumbawa (LPPDPS) menggelar turnamen futsal Tuli dikhususkan bagi seluruh penyandang disabilitas yang ada di Sumbawa, Selasa, 1 Juli 2025.
“Kegiatan ini adalah upaya kami untuk mengembangkan minat dan menyalurkan bakat pemuda, khususnya penyandang disabilitas tuna rungu, dalam olahraga futsal,” ujar kata ketua LPPDPS, Baiq Khadijah, kepada wartawan, kemarin.
Baiq melanjutkan, selain ajang kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antarpenyandang disabilitas melalui semangat olahraga. Kegiatan ini juga diharapkan bisa memberikan kesempatan bagi mereka dalam meningkatkan kompetensi, mengasah kemampuan kerja sama tim, serta mengeksplorasi kreativitas mereka.
“Ajang ini juga akan menjadi ruang publik untuk menumbuhkan kepedulian dan dukungan dari masyarakat terhadap para penyandang disabilitas,” ucapnya.
Dia melanjutkan, turnamen ini diikuti oleh anggota LPPDPS dari lima klub dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari. Yakni Senin, 30 Juni 2025 hingga Rabu, 2 Juli 2025, di GOR Mampis Rungan.
“Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan pengalaman langsung dan perdana bagi mereka untuk mengelola kegiatan serta meningkatkan kompetensi diri mereka,” terangnya.
Ketua Umum KONI Sumbawa, Abdul Rafiq, menyambut positif inisiatif kegiatan tersebut. KONI juga akan berkomitmen dan berkomunikasi langsung dengan cabang olahraga terkait (PSSI) guna memastikan pendampingan langsung selama turnamen berlangsung.
“Kami siap mendukung penuh agar acara ini dapat berlangsung dengan lancar dan ini merupakan semangat yang luar biasa di tengah keterbatasan yang mereka miliki,” ucapnya.
Kedepan lanjut Rafiq, KONI juga akan menyiapkan atlet disabilitas ini untuk mengikuti ajang yang lebih besar salah satunya Paralimpiade. Turnamen ini juga diharapkan bisa pemantik untuk membuka ruang bagi para penyandang disabilitas untuk mengikuti kegiatan olahraga lainnya.
“Kami berharap tidak hanya turnamen futsal yang bisa dilaksanakan melainkan event olahraga lainnya yang bisa di pertandingkan di Paralimpiade,” ucapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga (Parpora) Dr. Deddy Heriwibowo, memastikan pemerintah tetap memberikan ruang bagi para penyandang disabilitas untuk berekspresi dan mengembangkan bakat yang dimiliki.
“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang sama bagi masyarakat Sumbawa termasuk penyandang disabilitas dan kami juga siap mendukung kegiatan olahraga yang akan dilaksanakan nantinya setelah turnamen futsal ini,” tukasnya. (ils)



