Rabu, Maret 11, 2026

BerandaNTBBaru Dua Hari, Fornas VIII NTB Hasilkan 8,2 Ton Sampah

Baru Dua Hari, Fornas VIII NTB Hasilkan 8,2 Ton Sampah

Mataram (suarantb.com) – Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB Samsudin mengatakan selama dua hari Gelaran Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) menghasilkan 8,2 ton sampah.

Peningkatan volume sampah terjadi pada hari pertama dan kedua event, yakni Sabtu dan Minggu. Saat itu, jumlah pengunjung membludak dari 38 provinsi di NTB.

“Kota Mataram menjadi daerah dengan timbunan sampah terbanyak,” kata Samsudin, Selasa, 29 Juli 2025.

Menurutnya, mayoritas sampah yang terkumpul berupa sisa makanan dari nasi kotak, yang secara alami dapat terurai. Sementara itu, sampah plastik relatif sedikit karena sebagian besar makanan menggunakan kardus nasi box.

Meskipun volume sampah meningkat, Samsudin memastikan volume sampah dari agenda ini tidak lebih dari 20 ton. Dia juga menekankan komitmen terhadap prinsip zero waste.

Di Kota Mataram, Fornas menyumbang kenaikan volume sampah hingga lima ton setiap harinya. Dari biasanya 200 ton per hari, naik menjadi 205 ton. Kenaikan sampah dipicu oleh kedatangan sekitar 15.000 hingga 20.000 orang yang terdiri dari penggiat, pendamping, dan tamu undangan yang memadati Kota Mataram selama Fornas berlangsung.

Pembersihan Sampah Fornas Dilakukan 24 Jam

Samsudin menyatakan, untuk memastikan kebersihan selama Fornas VIII berlangsung, petugas kebersihan tetap memantau pergerakan sampah selama 24 jam.

Sebanyak 230 petugas kebersihan siaga sepanjang kegiatan Fornas. Mereka tersebar di seluruh venue di tiap kabupaten/kota dan bekerja secara bergantian setiap jam demi menjaga kebersihan selama event berlangsung.

“Kami sudah mengingatkan seluruh panitia dan saya sendiri bersama teman-teman dari kabupaten/kota turut bergerak langsung di lapangan,” jelasnya.

Petugas kebersihan terbanyak ada di Kota Mataram, sekitar 120 orang karena banyaknya venue di Ibu Kota NTB. Tercatat, sebanyak 49 titik venue tersebar di kota ini.

Petugas akan bekerja selama pelaksanaan time games, dengan jumlah khusus untuk acara seremoni, yakni 30 petugas saat pembukaan dan lebih dari 50 orang saat penutupan. Jumlah tersebut termasuk sopir pengangkut sampah dan tenaga kebersihan.

Petugas Kebersihan NTB Bukan dari Kalangan Volunteer

Dalam penanganan sampah Fornas tahun ini, Dinas LHK NTB tidak melibatkan relawan. Sebab, menurut Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal menginginkan penanganan sampah dilakukan secara efisien, memanfaatkan tenaga organik yang sudah terlatih agar tidak memerlukan biaya pelatihan tambahan.

Penggunaan volunteer, lanjutnya membutuhkan waktu untuk pelatihan. Sehingga Pemprov memaksimalkan petugas yang telah tersedia. (era)

IKLAN Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM
RELATED ARTICLES
IKLAN Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM




VIDEO