Mataram (Suara NTB) – Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Ke-XXIV Sarjana dan Wisuda Ke-XI Pascasarjana Tahun Akademik 2024/2025 di Aula IAHN Gde Pudja Mataram, pada Sabtu (30/8/2025). Wisuda tersebut mengusung tema “Penguatan Spirit Kebangsaan dan Local Wisdom Menuju Indonesia Emas 2045”.
Sebanyak 179 orang diwisuda dalam prosesi wisuda tersebut. Para wisudawan berasal dari Prodi Ilmu Komunikasi Hindu, Prodi Ekonomi Hindu, Prodi Manajemen Ekonomi, Prodi Pariwisata Budaya dan Keagamaan, Prodi Filsafat Agama Hindu, Prodi Hukum Agama Hindu, dan Prodi Hukum Adat. Selain itu, dari Prodi Pendidikan Agama Hindu, Prodi Pendidikan Seni dan Budaya Keagamaan Hindu, dan Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Sementara dari Pascasarjana, yaitu Prodi Magister Ilmu Komunikasi Hindu dan Prodi Magister Pendidikan Agama Hindu.
Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. I Wayan Wirata, A.Ma.,S.E.,M.Si.,M.Pd., dalam pidatonya, menyampaikan, tema yang diusung merupakan salah satu tema representatif dalam era transisi dewasa ini. IAHN Gde Pudja Mataram telah mengambil terobosan dan langkah-langkah strategis sekaligus berpartisipasi memberikan kontribusi. Dengan cara memberdayakan seluruh unsur-unsur serta komponen terkait.
“Dengan melibatkan para tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat serta pemerintah untuk selalu mengedepankan nilai-nilai humanisme, nilai-nilai kebersamaan, nilai-nilai toleransi, persatuan, dan inklusivisme kebangsaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Rektor.
Visi Unggul IAHN Gde Pudja Mataram, kata Rektor, sesungguhnya membuka mind set bersama bagi seluruh civitas akademika untuk mengkonstruksi atau membangun distingsi dan inovasi dengan memberdayakan seluruh kemampuan serta potensi local wisdom atau kearifan lokal melalui budaya lokal, tradisi, etika sosial, serta kebersemaan. Dengan begitu memiliki nilai tawar serta daya saing dalam meningkatkan kompetensi SDM Indonesia.
“Di samping itu, IAHN Gde Pudja Mataram telah memiliki kekuatan riset unggulan dengan pengintegrasian budaya lokal sebagai refleksi penguatan spirit kebangsaan yang terpublikasi dalam kancah nasional maupun internasional,” jelas Rektor.
Rektor berharap wisudawan bisa menjadi sarjana yang bijaksana, rendah hati, dan memiliki pandangan luas dan komprehensif serta utuh. Dilandasi tri kaya parisuda dan selalu mengedepankan konsep catur paramita dalam menyikapi berbagai persoalan atau fenomena yang berkembang di masyarakat.
“Di samping selalu mengedepankan nilai-nilai tat tvam asi, vasudewa kutumbakan, ahimsa, guru seva ca dan satyam sivam sundaram. Oleh karena itu, jadilah sarjana dan magister yang sujana yang dilandasi oleh mandatori tatva agama kita yaitu wruh ring weda, bhakti ring dewa, tar malupeng pitra puja, sehingga berguna bagi keluarga, lingkungan, masyarakat, bangsa, dan negara khususnya NTB,” pesan Rektor.

Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si., dalam sambutannya mengatakan, dalam era digital saat ini kecenderungaan banyak sekali ruang pekerjaan yang sudah diambil oleh kecanggihan digital. Ia mendorong agar wisudawan memiliki kemampuan untuk bekerja dan akses.
Menurutnya, saat ini wisudawan tidak bisa mengandalkan menjadi PNS, karena jumlah terbatas. Ia juga menekankan IAHN Gde Pudja Mataram sebagai kampus yang mampu mengubah moralitas karakter seseorang.
“Khusus pada orang tua wisudawan saya menyampaikan terima kasih karena sudah menitipkan putra putrinya, dipercayakan dididik di kampus yang kita cinta bersama. Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati, atas dilepasnya saudara, semoga Tuhan Yang Maha Esa dapat membimbing saudara,” ujar Prof. I Nengah Duija.
Acara wisuda juga diisi dengan orasi ilmiah oleh Dr. I Gusti Ngurah Ketut Putera, S.Ag., M.Pd., pembacaan SK wisuda, dan prosesi wisuda. Dalam kesempatan itu, hadir juga perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB, pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta. Termasuk, tokoh agama dan tokoh masyarakat, orang tua dan wali wisudawan, civitas akademika IAHN Gde Pudja Mataram, para tamu undangan, dan para wisudawan. (ron/*)


