Mataram (suarantb.com) – Sthepani Gabriella Wijayawati puteri daerah Sumbawa mengharumkan nama NTB setelah menjadi mahasiswi lulusan terbaik Fakultas Hukum (FH) Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Rabu (26/8/2025). Perempuan berusia 21 tahun ini menjadi lulusan terbaik FH UGM dengan menorehkan IPK sempurna yakni 4.00.
Sthepani sapaan akrabnya, menjadi salah satu lulusan dari 3.664 lulusan program Sarjana dan Sarjana Terapan di Graha Sabha Pramana, UGM.
Perempuan tana Samawa itu menjadi perhatian karena berhasil menyelesaikan masa studinya tepat waktu yakni empat tahun dengan IPK sempurna.
Sthepani merasa bersyukur dapat menuntaskan pendidikan Sarjana Hukum dengan IPK memuaskan di usia 21 tahun serta lulus tepat waktu.
Menurutnya, capaian menjadi lulusan terbaik FH UGM ini berkat dukungan dari orang tua dan motivasi diri.
“Sebenarnya perjuangan IPK 4.00 itu tidak sengaja. Saya hanya berusaha untuk membanggakan orang tua saja dan coba menenangkan mereka bahwa saya diberi kesempatan untuk kuliah dan saya sudah menggunakannya sebaik mungkin,” ungkapnya, Kamis (28/8/2025) dikutip dari laman resmi UGM.
Sthepani mengaku beruntung dapat mengenyam pendidikan tinggi. Menurutnya, banyak temannya di Sumbawa tidak mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah karena faktor ekonomi.
“Dari Sumbawa sendiri, masih sangat banyak anak yang tidak bisa kuliah atau bisa kuliah tapi berhenti di tengah-tengah karena ekonomi tiba-tiba susah. Saya mencoba mengingat bahwa setiap langkah saya di Pulau Jawa itu dibayar mahal oleh orang tua saya. Sehingga tidak boleh bagi saya untuk semena-mena menggunakan kesempatan tersebut,” jelas Sthepani.
Menyukai Tantangan
Sthepani mengaku, alasannya memilih Studi Hukum karena ia menyenangi tantangan mengurusi perkara-perkara di meja hijau yang memungkinkan ada yang menang dan kalah dalam persidangan.
“Memenangkan perkara dalam sidang itu menjadi sesuatu yang menantang. Tapi, selain itu, di sisi lain Fakultas Hukum itu sangat versatile. Ilmunya bisa untuk berbagai macam pekerjaan,” ujarnya, masih mengutip laman resmi UGM.
Dalam perjalanan akademiknya sehingga berhasil menjadi lulusan terbaik FH UGM, ia memegang prinsip sederhana yakni selalu punya tujuan baru, saat berhasil atau gagal.
“Saya diberi tahu bahwa hidup yang paling sederhana itu hidup yang senantiasa ada tujuannya. Ketika tujuan itu tercapai, buatlah tujuan baru. Ketika tujuan itu gagal, buatlah tujuan baru. Selalu hidup berorientasi pada masa sekarang dan apa yang masa sekarang dapat kontribusikan kepada masa depan,” tutur Sthepani.
Capaian Sthepani sebagai lulusan terbaik FH UGM menjadi inspirasi bahwa kesempatan menempuh pendidikan tinggi merupakan tanggung jawab yang harus dijalani dengan sepenuh hati. Sekaligus bukti nyata bahwa anak muda dari daerah dapat berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional.
Berkat ketekunan dan keseriusannya dalam menuntaskan studinya, saat ini Sthepani telah meniti karier di Firma Hukum ternama yakni Assegaf Hamzah & Partners sebagai trainee associate. (sib)

