Praya (Suara NTB) – Jumlah desa di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) berpotensi bertambah. Setelah masuknya 32 usulan pemekaran desa baru. Usulan pemekaran desa tersebut saat ini tinggal menunggu terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) sebagai dasar penetapan sebagai desa persiapan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Loteng Lalu Rinjani kepada Suara NTB, Rabu, 24 September 2025 mengungkapkan awalnya ada 30 usulan desa pemekaran yang masuk. Perbup-nya saat ini sudah selesai disusun dan sedang proses verifikasi oleh Biro Hukum Pemprov NTB. Ada pun dua desa pemekaran lainnya yakni Desa Karang Sidemen dan Tanak Awu usulannya masuk belakangan, sehingga baru sedang disusun Perbup-nya.
“Ada gelombang usulan pemekaran desa yang masuk. Pertama ada 30 usulan ditambah dua usulan baru. Jadi total usulan desa pemekaran yang masuk dan saat ini sedang proses sebanyak 32 desa,” ujar Rinjani.
Ia menjelaskan, Desa Barabali menjadi desa induk yang paling banyak usulan desa pemekaranya yakni tiga desa. Sedangkan desa yang lain seperti Desa Lekor, Pengenjek, Montong Gamang, Setiling dan Desa Peresak mengajukan masing-masing dua usulan desa pemekaran. Lain di antaranya Desa Janapria Pendem, Teruwai, Sengkol, Sukarara, Labulia, Jago dan Bunut Baok, Pengadang, Pringgarata serta Pemepek hanya mengusulkan satu usulan desa pemekaran.
Usulan pemekaran desa tersebut sebenarnya sudah cukup lama masuk. Hanya karena ada kebijakan moratorium pemekaran wilayah, maka usulan pemekaran baru sekarang diproses. Hal yang sama yang juga membuat proses penetapan 14 desa definitif yang baru hasil pemekaran sedikit terhambat.
“Khusus usulan desa pemekaran baru ini kita targetkan tahun ini atau setidaknya tahun depan sudah bisa jadi desa persiapan. Untuk kemudian bisa dilanjutkan prosesnya menjadi desa definitive,” imbuh mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Loteng ini.
Saat ini Loteng memiliki ada 154 desa dan kelurahan. Termasuk 14 desa hasil pemekaran sebelumnya. Tersebar di 12 kecamatan. Dengan tambahan usulan desa pemekaran baru tersebut nantinya Loteng akan memiliki sebanyak 188 desa. (kir)



