WAKIL Gubernur (Wagub) NTB, Hj Indah Dhamayanti Putri, memberi apresiasi kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Dompu yang dinilai sukses menurunkan angka stunting. Kabupaten Dompu menjadi daerah tertinggi penurunan kasus stunting di NTB setelah Sumbawa Barat dan berada di zona hijau stunting.
“Atas keberhasilan Pemerintah Daerah Kabupaten Dempu menangani stunting, saya menyampaikan apresiasi yang luar biasa,” kata Wakil Gubernur NTB yang juga putri asli Kabupaten Dompu dalam kunjungannya di Puskesmas Dompu Kota, Sabtu, 1 November 2025.
Capaian ini, lanjut Wagub tidak boleh menjadikan pemerintah terlena. Tapi harus dipacu dalam penanganan stunting dan pencegahan melalui program yang tepat sasaran dan kolaboratif dengan lintas sektor. Termasuk pelibatan aktif masyarakat dan dunia usaha untuk sama – sama berpartisipasi aktif.
Mulai dari kesadaran orang tua dalam membentuk keluarga yang harmonis dan bertanggung jawab. Kepedulian orang sekitar dan peran aktif pemerintah. Karena kasus stunting terjadi sebagai dampak langsung dari kondisi ekonomi dan pemahaman keluarga dalam memenuhi gizi anak serta lingkungan sekitar.
Untuk itu, Dinda sapaan akrab Wagub ini mengingatkan jajaran Pemkab Dompu untuk tidak terlena dengan capaian yang diraih saat ini berada di zona hijau stunting. Karena pemerintah menargetkan, pada 2029 mendatang kasus stunting minimal 14 persen. “Harapan saya, apa yang sudah diperbuat dengan sukses menangani stunting agar bisa terus dipertahankan,” harapnya.
Pada momentum ini, Dinda juga memberikan bantuan nutrisi tambahan kepada 50 keluarga yang memiliki balita stunting di Kabupaten Dompu, dan 50 orang Lansia se Kabupaten Dompu. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan nutrisi bagi balita penderita stunting dan memenuhi kebutuhan bagi para Lansia.
Ia pun berharap, berbagai program pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dapat membantu para keluarga yang ada di Kabupaten Dompu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sehingga target pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat dapat dengan cepat diwujudkan.
Wakil Bupati Dompu, Syirajuddin, SH juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Pemprov NTB terhadap pembangunan di Kabupaten Dompu, termasuk dalam upaya penanganan stunting. “Ini menjadi tanggung jawab bersama. Tentu, dukungan pemerintah provinsi akan semakin meringankan beban pemerintah daerah dalam menangani setiap persoalan yang ada di daerah, termasuk kasus stunting,” katanya.
Syirajuddin juga berharap, dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah atasan tidak terhenti pada satu dua bidang. Di tengah keterbatasan anggaran yang dimiliki, kolaborasi semua pihak menjadi kunci sukses pemerintah. “Inilah yang kita harapkan, kolaborasi dan sinergi pemerintah daerah dan pemerintah provinsi dalam membangun daerah yang lebih baik,” harapnya.(ula)


