spot_img
Sabtu, Januari 31, 2026
spot_img
BerandaBREAKING NEWSDinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB Komitmen Tingkatkan Literasi  

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB Komitmen Tingkatkan Literasi  

DINAS Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas literasi masyarakat. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB, Dr. H. Ashari, S.H., M.H., mengatakan bahwa penguatan literasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan gerakan bersama berbagai elemen.

“Peningkatan literasi ini tidak hanya tugas Dinas Perpustakaan, tetapi juga membutuhkan dukungan komunitas dan para pegiat literasi,” ujar Ashari pada Suara NTB, Jumat (14/11/2025).

Menurutnya, pihaknya terus mengupayakan peningkatan kualitas dan kuantitas komunitas literasi di NTB. Salah satunya melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang melibatkan berbagai komunitas dan pegiat literasi. Pihaknya menghadirkan narasumber yang kompeten. Contohnya seperti Bimtek Literasi Informasi yang digelar Rabu (12/11/2025) dan Kamis (13/11/2025).

Selain itu, koordinasi dengan Dinas Perpustakaan kabupaten/kota juga terus diperkuat. Ini termasuk dalam pembentukan Bunda Literasi mulai dari tingkat provinsi hingga desa/kelurahan. Ashari menilai, keberadaan Bunda Literasi di seluruh desa atau kelurahan akan mempercepat peningkatan minat baca. Ini juga mempermudah penyebaran informasi terkait program pemerintah.

“Jika semua desa memiliki Bunda Literasi, maka upaya menumbuhkan minat baca dan sosialisasi program pemerintah bisa dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran,” tegas mantan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi NTB ini.

Ashari menambahkan, Pemprov NTB melalui dinas yang dipimpinnya juga telah melakukan audiensi dengan Perpustakaan Nasional. Ini untuk memperkuat dukungan pengembangan perpustakaan di daerah. Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan fasilitas, koleksi buku, serta kapasitas pustakawan dan pegiat literasi di NTB.

Tidak hanya itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB saat ini tengah membenahi Gedung Layanan Perpustakaan di Jalan Pemuda, Mataram. Pembenahan dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan kualitas pelayanan bagi pengunjung.

“Nantinya akan kita lengkapi dengan fasilitas baru, seperti tempat ibadah, ruang bermain anak, hingga penambahan koleksi buku sesuai kebutuhan pengunjung,” jelas Ashari.

Butuh Komitmen Semua Pihak

Ia menegaskan, peningkatan literasi membutuhkan komitmen bersama seluruh pihak. Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan ekosistem literasi di NTB semakin berkembang dan berdampak luas bagi masyarakat.

 Pihaknya juga memberikan apresiasi terhadap peran serta komunitas literasi dalam mencerdaskan anak bangsa. Termasuk mengikuti kegiatan yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB. Meskipun mereka berasal dari lokasi yang jauh, harapan mendapatkan informasi yang baik tetap ada.

Ashari juga memaparkan. Dalam mengembangkan literasi atau minat baca di NTB tidak terlepas dari visi dan misi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming.

Menurutnya pemahaman terhadap visi misi Presiden sangat penting untuk ditransformasikan ke masyarakat. Begitu juga dengan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB dalam membangun masyarakat NTB. Untuk itu, ujarnya, keberadaan literasi maupun komunitas literasi sangat penting memberikan pemahaman di tengah masyarakat.

Banyak program prioritas pemerintah yang sekarang ini sedang berjalan, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat dan program lainnya. Ditegaskannya, jika kebijakan pemerintah sekarang ini tidak ingin ada anak yang tidak sekolah. Menurutnya, semua anak di Indonesia harus menempuh pendidikan, termasuk hingga pendidikan tinggi. Bahkan tidak boleh ada anak yang ditolak untuk melanjutkan pendidikannya oleh institusi pendidikan.

Begitu juga Literarasi Astacita ke-7 terkait Transparansi dan Antikorupsi (literasi hukum), literasi agama, etika dan moral. Ini juga harus disebarluaskan kepada masyarakat. Selain melalui media, peran serta dari komunitas literasi dalam memberikan bahan bacaan kepada masyarakat sangat dibutuhkan. Untuk itu, pemerintah memberikan perhatian besar terhadap komunitas literasi. Khususnya yang memiliki inisiasi dan komitmen dalam mengembangkan literasi dan mencerdaskan masyarakat. (ham)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO