spot_img
Selasa, Desember 16, 2025
spot_img
BerandaEKONOMITekan Angka Pengangguran di NTB dengan Permudah Akses Informasi Loker

Tekan Angka Pengangguran di NTB dengan Permudah Akses Informasi Loker

Mataram (suarantb.com) – Angka pengangguran di NTB mengalami kenaikan. Berdasarkan data BPS NTB 2025, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) NTB pada Agustus 2025 tercatat 3,06 persen, naik 0,33 persen poin dibandingkan Agustus 2024.

Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB terus berupaya mencari solusi untuk menekan angka pengangguran tersebut.

Salah satu upaya yang kini tengah menjadi atensi Disnakertrans adalah memastikan kemudahan akses terhadap informasi lowongan kerja.

Plt. Kepala Disnakertrans NTB, Muslim, pada Rabu (26/11/2025) mengatakan, permudah akses loker itu sejalan dengan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang sistem informasi ketenagakerjaan yang tengah disusun drafnya.

Berdasarkan Pergub itu pula, Disnakertrans berencana merancang platform digital informasi ketenagakerjaan.

“Alhamdulillah, kita sudah lapor kepada Gubernur dan pak Gubernur memberikan apresiasi dan men-support tahun depan itu sistem digitalnya harus tersedia,” ujarnya.

Muslim juga menyoroti peningkatan angka pengganguran di NTB yang mencapai sekitar 10.000 orang.

Menurutnya, peningkatan jumlah pengangguran itu bukan karena tidak tersedianya lapangan pekerjaan, tapi ketersediaan informasi yang sulit.

Oleh karena itu, pihaknya akan berupaya mempermudah akses informasi sesuai dengan roadmap perusahaan. Sehingga, akses informasi yang diberikan relevan dengan kualifikasi dan kompetensi yang dibutuhkan.

“Kalau kita sudah dapat data roadmap perusahaan di NTB ini berdasarkan rencana kegiatan mereka selama lima tahun, termasuk setiap bulan yang pensiun itu berapa orang, nah ini potensi kita untuk melakukan subtitusi tenaga kerja,” tuturnya.

Muslim menambahkan, roadmap itu juga penting sebagai landasan Disnakertrans untuk mengadakan peningkatan kompetensi bagi calon tenaga kerja di NTB.

“Untuk apa data itu? Supaya kita bisa menyusun rencana pelatihan yang berbasis kebutuhan dunia usaha tadi,” tuturnya.

Muslim menuturkan, dengan database yang tepat, arah kebijakan dan program yang diterapkan akan lebih relevan.

“Kalau kita sudah punya database yang bagus, maka kita berharap dari database inilah kita akan merancang mau dibawa kemana SDM-SDM kita,” terangnya.

Disnakertrans NTB juga tengah menyiapkan lembaga khusus pelatihan ketenagakerjaan sampai mendapatkan sertifikasi.

“Ini sedang kita proses yaitu tahun 2025 ini APBD-P, kita sudah membuat pelatihan dasarnya, mengundang badan sertifikasi nasional bagaimana kita mengajukan lembaga kita mendapatkan semacam lisensi, bahwa lembaga kita boleh melatih orang untuk siap bersertifikat,” urainya.

Dengan adanya, lembaga tersebut, lanjut Muslim, calon tenaga kerja di NTB tidak perlu lagi berlatih ke luar daerah untuk mendapatkan sertifikat ketenagakerjaan.

“Selama ini kan mereka cari di luar, kita targetkan tahun 2026 harus cari di NTB,” tandasnya. (sib)

IKLAN









RELATED ARTICLES
- Advertisment -







VIDEO