BerandaNTBSUMBAWAPerkuat Armada Pertanian, Sumbawa Serahkan 63 Alsintan ke Petani

Perkuat Armada Pertanian, Sumbawa Serahkan 63 Alsintan ke Petani

Sumbawa Besar (suarantb.com) – Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, menyerahkan secara langsung bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) sebanyak 63 buah dengan berbagai macam jenis, Kamis (11/12). Bantuan itu bersumber dari anggaran reguler dan Pokir DPR RI H. Johan Rosihan.

“Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani serta mengantisipasi tidak ada lagi padi yang dipanen melewati waktu optimal yang berisiko menurunkan kualitas gabah,” kata Bupati Jarot, Kamis (11/12).

Bupati Jarot mengatakan, alat mesin pertanian sangat penting dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Hal tersebut juga sejalan dengan visi pemerintah untuk meningkatkan kemandirian pangan di tingkat lokal.

“Bantuan ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk meningkatkan hasil pertanian dan mencapai ketahanan pangan yang lebih baik di Sumbawa,” jelasnya.

Bupati Jarot juga mengingatkan agar kelompok tani penerima bantuan menjaga dan merawat mesin tersebut agar bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang. Ia menegaskan bantuan ini tidak boleh dipindahtangankan, apalagi dijual.

“Bantuan ini harus dimanfaatkan benar-benar oleh penerima. Pemerintah akan memantau penggunaannya untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan,” tegasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Ni Wayan Rusmawati mengatakan bantuan tersebut berupa traktor roda crawler sebanyak 24 unit, combine harvester 3 unit, traktor roda dua 9 unit. Selain itu ada juga traktor roda dua sebanyak 17 unit, traktor roda 4 9 unit dan mesin air 5,5 PK sebanyak 10 unit.

“Jadi, bantuan yang kita salurkan ini baru sebagian karena masih ada beberapa bantuan lainnya yang masih berproses dan dalam waktu dekat akan tersalur seluruhnya,” ucapnya.

Wayan pun berharap, kepada para penerima bantuan ini, agar dapat dimanfaatkan untuk mengantisipasi darurat pangan. Terutam dalam rangka peningkatan perluasan areal tanam dan peningkatan Indeks pertanaman (I) P dari 1 kali tanam menjadi 2 kali tanam.

“Saya berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik – baiknya dan tidak dipindah tangankan,” tukasnya.

Sementara itu, Pemprov NTB terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor-sektor potensial daerah, seperti pertanian, kelautan, pariwisata, dan sejumlah sektor lainnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi NTB, Dr.Ir.H. Iswandi, M.Si mengatakan, setiap sektor memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Termasuk pada skala desa.

Dalam RPJMD pemerintah daerah telah menetapkan arah pemgembangan sektor-sektor potensial melalui program unggulan Agromaritim yang fokusnya untuk membentuk eko sistem industri Agromaritim dari hulu ke hilir. Dukungan diprioritaskan untuk menguatkan swasemenda pangan serta hilirisasi dan industri pengolahan.

“Sektor-sektor potensial tetap menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat kita. Pemerintah terus memberikan dukungan, misal pada sektor pertanian, seperti mulai dari penyediaan benih unggul, pupuk, hingga fasilitasi pemasaran hasil panen,” ujarnya. Langkah ini, lanjut Iswandi, sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal.

“Masing-masing daerah, tentu memiliki potensi pada sektor yang berbeda-beda. Itu yang akan kita upayakan untuk terus dikembangkan,” ujarnya. (ils/r)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO