spot_img
Kamis, Januari 29, 2026
spot_img
BerandaBREAKING NEWSTiga Tersangka Kasus Rehabilitasi Daerah Irigasi Sori Paranggi Dompu Ditahan Jaksa

Tiga Tersangka Kasus Rehabilitasi Daerah Irigasi Sori Paranggi Dompu Ditahan Jaksa

Dompu (suarantb.com) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Dompu menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Sori Paranggi Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu tahun anggaran 2020. Ketiga tersangka tersebut berinisial AM selaku pelaksana, AB direktur CV Moris Diak, dan AS selaku kuasa pengguna anggaran.

Ketiga tersangka langsung ditahan dan dititipkan di Lapas Dompu untuk 20 hari pertama mulai Rabu (7/1/2026) malam. “Penetapan dan penahanan tersangka ini dilakukan setelah melalui serangkaian proses penyidikan yang komprehensif. Proses ini tetap memperhatikan hak-hak tersangka,” kata Kasi Intelijen Kejari Dompu, Joni Eko Waluyo, S.H., selaku juru bicara Kejari Dompu dalam keterangan yang diterima media ini.

Kasus rehabilitasi DI Sori Paranggi ini dilelang dengan nilai kontrak Rp2,155 miliar dan dimenangkan CV Moris Diak. Namun dalam pelaksanaannya, digunakan oleh tersangka AM untuk ikut proses lelang dan melaksanakan pekerjaan di lapangan.

Kasus ini sempat tarik ulur terkait penetapan dan penahanan para tersangka. Namun jaksa penyidik meyakini memiliki dua alat bukti yang sah untuk menetapkan ketiga tersangka

Ketiganya dikenakan ketentuan pasal 603 jo pasal 604 jo pasal 20c Undang-undang Nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP jo Pasal 18 UU Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. “Berdasarkan Laporan Hasil Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara yang diterbitkan oleh Inspektorat Provinsi Nusa Tenggara Barat. Diperoleh nilai kerugian keuangan negara senilai Rp638.538.058” ungkapnya. (ula)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO