Minggu, Maret 15, 2026

BerandaNTBLOMBOK TIMURPrevalensi Stunting Lotim Tertinggi di NTB, Wabup: Intervensi Tak Cukup Hanya Gizi

Prevalensi Stunting Lotim Tertinggi di NTB, Wabup: Intervensi Tak Cukup Hanya Gizi

 

Selong (suarantb.com) – Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, membuka Sosialisasi Pencegahan dan Penurunan Stunting yang digagas oleh Anggota DPRD Lombok Timur, H. Lalu Hasan Rahman. Kegiatan yang berlangsung di Masbagik Utara Baru, Sabtu (14/3/2026) itu dirangkaikan dengan pelayanan cek kesehatan gratis bagi warga.


Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan yang menyasar masyarakat Desa Masbagik Utara Baru ini adalah Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur dan Kepala Puskesmas setempat. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya dan cara pencegahan stunting.


Dalam sambutannya, Wabup Edwin mengungkapkan keprihatinannya terkait tingginya angka stunting di Lombok Timur. Berdasarkan data terbaru, kabupaten ini menempati posisi pertama dengan prevalensi stunting tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Barat.


Bahkan, Wabup memaparkan terdapat tujuh desa yang angka prevalensi stuntingnya berada di atas 40 persen. Ketujuh desa tersebut adalah Sakra Selatan, Kertasari, Kabar, Teros, Sikur Selatan, Penede Gandor, dan Jantuk.


“Pencegahan stunting tidak cukup dari pemenuhan gizi saja, tetapi juga harus diperhatikan dari faktor lingkungan sekitar. Kehadiran program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini adalah salah satu bentuk intervensi untuk pemenuhan gizi masyarakat,” ujar Wabup di hadapan warga.


Lebih lanjut, orang nomor dua di lingkungan Pemda Lombok Timur itu juga menyoroti persoalan data penerima bantuan sosial. Ia menjelaskan bahwa saat ini sasaran penerima manfaat ditentukan berdasarkan data Desil dengan 39 kriteria yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).


Oleh karena itu, Wabup secara khusus meminta kepada para kepala wilayah (kawil) dan seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta mengawal proses pembaruan data. Menurutnya, ketepatan data menjadi faktor penentu utama agar bantuan tepat sasaran.


“Data ini sangat berpengaruh dan menentukan tepat atau tidaknya sasaran yang akan menerima manfaat. Saya minta kita semua kawal bersama, bekerja bersama dan sama-sama bekerja, agar bantuan benar-benar sampai kepada yang berhak,” tegasnya.


Wabup Edwin juga mengapresiasi inisiasi sosialisasi yang digelar oleh H. Lalu Hasan Rahman dan jajarannya. Ia berharap kegiatan edukatif seperti ini dapat terus digalakkan untuk mempercepat penurunan angka stunting di Lombok Timur.


Sementara itu, anggota DPRD Lombok Timur, H. Lalu Hasan Rahman, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah hadir. Ia berharap materi yang disampaikan narasumber dapat diterima dengan baik dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.


“Diharapkan ilmunya bisa membantu dalam upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting di daerah kita. Ini adalah program tahunan yang menyasar langsung masyarakat, dan kita akan terus kawal bersama,” pungkasnya. (rus)

 

IKLAN Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM
RELATED ARTICLES
IKLAN
Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM




VIDEO