Jumat, April 17, 2026

BerandaNTBDOMPUPembangunan Pelabuhan Kilo Belum Dikerjakan

Pembangunan Pelabuhan Kilo Belum Dikerjakan

Dompu (Suara NTB) – Pembangunan Pelabuhan Kilo hingga kini belum dikerjakan. Padahal, tender proyek senilai Rp85 miliar lebih dimenangkan PT. Wijaya Inti Nusa Sentosa asal Surabaya.

Berdasarkan informasi kontrak proyek ini telah ditandatangani sejak 19 Februari 2026. Rekanan memiliki waktu pengerjaan selama 315 hari kalender atau batas waktu pengerjaan sampai 30 Desember 2025.

Pengerjaan proyek ini tidak saja pada fasilitas seperti gedung penumpang,kantor, jalan penghubung, lahan parkir dan lain sebagainya. Akan tetapi, rekanan juga harus mengerjakan fasilitas di bagian laut seperti dua segmen dermaga, pembangunan dua trestile dan fasilitas penunjang lainnya.

Kepala UPP Kelas III Calabai, Prayitno mengakui hingga saat ini kontraktor pelaksana masih menyiapkan lokasi untuk peletakan batu pertama. Beberapa fasilitas dan bahan material pembangun juga tengah disiapkan. “Di Kilo sudah persiapan pekerjaan, material besar sudah dalam perjalanan dari Surabaya,” ungkapnya.

Sambil menyiapkan kebutuhan untuk pembangunan pelabuhan berjalan aman dan lancar, Prayitno memastikan waktu masih cukup tersedia untuk pengerjaan pelabuhan sesuai target waktu yang ditetapkan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Dompu, Ir. H. Fakhrurrazi mengaku, rencana pembangunan Pelabuhan Laut Kilo belum mulai pembangunan fisik. Kontraktor pelaksana masih dalam tahap persiapan sebelum dimulainya proyek bernilai puluhan miliar tersebut.

“Untuk dimulainya pembangunan fisik, direncanakan akan dilakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama. Sebelum kegiatan itu dilakukan, penyiapan lokasi harus dilakukan lebih awal. Saat ini di lapangan masih dilakukan persiapan oleh pekerja,” ungkap H. Fakhrurrazi.

Pemerintah Kabupaten Dompu sangat berharap terhadap realisasi pembangunan Pelabuhan Laut Kilo. Keberadaan pelabuhan ini, akan semakin masifkan pembangunan daerah,karena menjadi pintu masuk dan keluarnya hasil bumi dan sektor jasa bagi penggerak ekonomi Dompu. “Itulah yang dinanti masyarakat Dompu selama ini. Efeknya sangat besar bagi pembangunan daerah ke depan,” jelasnya. (ula)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO