Sabtu, April 18, 2026

BerandaPENDIDIKANUniversitas Bumigora Dukung Penguatan Sistem Informasi Desa di NTB

Universitas Bumigora Dukung Penguatan Sistem Informasi Desa di NTB

Mataram (suarantb.com) – Universitas Bumigora menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital desa melalui keikutsertaan pada kegiatan Learning Forum Kolaborasi Pemerintah dan Universitas dalam Penyediaan dan Pemanfaatan Data Sistem Informasi Desa (SID) yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Nusa Tenggara Barat dan SKALA NTB di Hotel Santika Mataram, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi NTB untuk memperkuat Sistem Informasi Desa dalam mendukung Program Unggulan Desa Berdaya melalui kolaborasi bersama perguruan tinggi di Nusa Tenggara Barat. Forum ini juga menjadi ruang berbagi praktik baik, evaluasi implementasi, serta penyusunan rekomendasi pengembangan SID ke depan.

Dalam kegiatan tersebut, Universitas Bumigora hadir dengan delegasi lengkap yang terdiri atas Dekan Fakultas Teknik, Dosen Pendamping Lapangan, perwakilan mahasiswa, serta Tim Helpdesk Universitas Bumigora. Kehadiran unsur pimpinan, akademisi, mahasiswa, dan tim teknis ini menegaskan kesiapan Universitas Bumigora untuk terus berkontribusi dalam penguatan tata kelola data desa berbasis teknologi informasi.

Salah satu narasumber dari Universitas Bumigora, Dr. Galih Hendro Martono, M.Eng, menyampaikan optimisme terhadap keberhasilan implementasi program Sistem Informasi Desa di Provinsi NTB. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan pemerintah desa menjadi modal penting dalam membangun ekosistem data desa yang kuat dan berkelanjutan.

“Program Sistem Informasi Desa ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas layanan publik, transparansi pemerintahan desa, serta akurasi perencanaan pembangunan. Kami yakin program ini akan berhasil apabila terus didukung oleh seluruh pihak,” ujarnya.

Ia juga berharap data yang telah terkumpul melalui SID tidak hanya dimanfaatkan sebagai arsip administratif, tetapi dapat diolah lebih lanjut menggunakan konsep data mining untuk mendukung perencanaan daerah yang lebih presisi. Melalui analisis data yang tepat, pemerintah dapat memetakan kebutuhan masyarakat, memprediksi tren pembangunan, serta menentukan kebijakan prioritas secara lebih efektif.

Forum ini menghadirkan berbagai narasumber dari Bappeda NTB, Diskominfotik NTB, perwakilan desa, Universitas Mataram, dan Universitas Bumigora.

Melalui partisipasi aktif dalam forum tersebut, Universitas Bumigora kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang adaptif terhadap kebutuhan pembangunan daerah, khususnya dalam pengembangan teknologi informasi dan pemanfaatan data untuk kemajuan desa di Nusa Tenggara Barat. (r)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO