Jumat, April 24, 2026

BerandaHEADLINEMasih Dirawat di Rumah Sakit, Keberangkatan Satu CJH Kloter II Lombok Tengah...

Masih Dirawat di Rumah Sakit, Keberangkatan Satu CJH Kloter II Lombok Tengah Tertunda

 

Mataram (Suara NTB) — Seorang calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Lombok Tengah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) II Embarkasi Lombok tertunda keberangkatannya ke Tanah Suci setelah mengalami sakit stroke dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Kepala Bidang Bina dan Pengendalian Haji Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat, H. Laman, mengatakan jumlah Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter II yang semula 393 orang berkurang menjadi 392 orang yang siap diberangkatkan.


“Yang kami terima sebanyak 392 JJH karena satu orang harus dirawat di rumah sakit akibat stroke,” ujar Laman dalam konferensi pers, Rabu (22/4/2026) malam.
Ia menjelaskan, Kloter II asal Lombok Tengah telah masuk Asrama Haji Embarkasi Lombok sejak Rabu pagi. Namun, satu jemaah dinyatakan tidak layak terbang, sehingga harus ditunda keberangkatannya.


Untuk menghindari kekosongan kursi (open seat) dalam penerbangan, pihak penyelenggara haji mengambil langkah dengan menggantinya menggunakan jemaah dari kloter lain.
“Sudah ada pengganti, yakni jemaah dari kloter tujuh yang dimajukan keberangkatannya untuk mengisi kursi kosong,” kata Laman.


Ia menambahkan, pengisian kursi kosong menjadi perhatian khusus karena dapat berpengaruh pada kelancaran operasional penerbangan haji. Oleh karena itu, setiap kekosongan harus segera diantisipasi.


Keberangkatan Kloter II dimulai dengan proses pelepasan pada pukul 02.00 WITA. Sementara itu, proses pemeriksaan administrasi dan kelengkapan jemaah dilakukan sejak tengah malam. Seluruh jemaah Kloter II berangkat ke Madinah melalui Bandara Lombok hari Kamis 23 April 2026 pukul 07.35 Wita menggunakan maskapai Garuda Indonesia.


Total JCH Kloter II yang diberangkatkan berjumlah 393 orang, terdiri dari 211 laki-laki dan 182 perempuan, termasuk petugas dan tenaga kesehatan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 86 orang merupakan lanjut usia (65 tahun ke atas), sementara 307 lainnya non-lansia. Jemaah tertua berusia 87 tahun dan termuda 20 tahun.


Sementara itu, Laman juga memastikan Kloter I asal Kabupaten Lombok Timur telah tiba di Madinah, Arab Saudi, dalam kondisi sehat.“Alhamdulillah, Kloter I sudah tiba di Madinah dan seluruh jemaah dalam keadaan baik,” ujarnya.


Di sisi lain, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram Mirza Akbar memastikan tidak ada kendala dalam aspek keimigrasian. Seluruh dokumen perjalanan jemaah, termasuk paspor dan visa, telah dipersiapkan jauh hari sebelum keberangkatan.“Dari sisi keimigrasian tidak ada masalah,” kata Mirza.(ris)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO