Mataram (Suara NTB) – Bunda Literasi NTB, Hj. Sinta M. Iqbal, mendorong peningkatan minat baca dan budaya literasi di kalangan pelajar. Selain itu, anak-anak harus mencintai perpustakaan sebagai ruang belajar yang menyenangkan.
Penegasan ini disampaikannya saat peresmian Perpustakaan Stella Gracia School Lombok di Kota Mataram, Jumat (24/4/2026).
Menurutnya, keberadaan perpustakaan yang nyaman dan lengkap harus dimanfaatkan secara optimal oleh para siswa. Perpustakaan, kata dia, merupakan tempat yang dapat membuka wawasan serta memperluas pengetahuan anak-anak.
Selain itu, Bunda Sinta juga mengingatkan pentingnya penggunaan telepon genggam secara bijak. Anak-anak diperbolehkan menggunakan gawai, namun dengan durasi terbatas dan tetap dalam pengawasan orang tua. Ia mendorong siswa untuk lebih banyak berinteraksi langsung dengan teman-teman melalui permainan tradisional maupun aktivitas fisik.
“Jangan hanya terpaku pada handphone. Membaca buku dan berinteraksi langsung dengan teman juga penting untuk perkembangan kalian,” pesannya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan membaca tidak hanya terbatas pada buku fisik, tetapi juga dapat dilakukan melalui berbagai media. Meski demikian, keseimbangan tetap diperlukan agar anak-anak tidak kehilangan minat terhadap buku cetak.
Bunda Literasi Tekankan Pentingnya Membaca
Dalam kesempatan tersebut, Bunda Literasi juga menekankan pentingnya membaca sebagai jendela untuk mengenal dunia. Menurutnya, buku dapat membawa anak-anak memahami berbagai negara dan budaya tanpa harus bepergian jauh. “Tidak perlu ke Amerika untuk tahu tentang Amerika, cukup membaca buku di perpustakaan,” ujarnya.
Bertepatan dengan peringatan Hari Bumi, ia turut mengajak seluruh siswa menjaga lingkungan sejak dini, di antaranya dengan membuang sampah pada tempatnya agar bumi tetap lestari bagi generasi mendatang.
Ia juga berdialog dengan siswa mengenai pengalaman berkunjung ke perpustakaan serta kebiasaan sehari-hari, mulai dari membaca buku, berolahraga, hingga menggunakan gawai.
Sementara itu, Kepala Sekolah Stella Gracia School, Yohanes, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bunda Literasi NTB dalam peresmian perpustakaan tersebut. Ia berharap fasilitas itu dapat menjadi pusat kegiatan belajar dan membaca bagi para siswa.
“Perpustakaan ini sudah menjadi tempat favorit anak-anak. Kami berharap dengan kehadiran Bunda Literasi, semangat membaca siswa semakin meningkat,” ungkapnya.
Peresmian perpustakaan ini diharapkan menjadi langkah positif dalam membangun budaya literasi di lingkungan sekolah, sekaligus mendorong generasi muda lebih aktif mencari informasi serta memahami apa yang mereka baca. (ham)

