Mataram (Suara NTB) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram kembali melepas 393 jemaah calon haji (JCH) yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 10 di halaman Kantor Wali Kota Mataram, Minggu (3/5/2026).
Sejak pukul 06.00 Wita, ribuan keluarga dan kerabat memadati lokasi pelepasan untuk mengantar anggota keluarganya menuju Tanah Suci. Tangis haru dan pelukan hangat mewarnai momen keberangkatan yang telah lama dinantikan para jemaah. Untaian doa dan lambaian tangan dari keluarga serta kerabat mengiringi langkah JCH menuju Asrama Haji.
Wali Kota Mataram, Dr. H. Mohan Roliskana, secara resmi melepas JCH yang tergabung dalam Kloter 10 Embarkasi Lombok. Kloter ini merupakan gelombang kedua, setelah sebelumnya pelepasan dilakukan pada Kloter 5, Minggu (26/4/2026).
Dalam sambutannya, ia mengingatkan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan juga perjalanan batin yang menuntut kesiapan mental dan spiritual.
“Selama di Tanah Suci, Bapak/Ibu akan menghadapi berbagai ujian, baik fisik, emosi, maupun dinamika interaksi sosial,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya kesabaran, pengendalian diri, niat yang lurus, keikhlasan, serta sikap tawakal sebagai fondasi utama agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan baik dan meraih haji yang mabrur.
Selain itu, Mohan juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga sikap dan perilaku selama menjalankan ibadah. Jemaah diharapkan mampu menjaga lisan, memperkuat tenggang rasa, serta saling mengingatkan dalam kebaikan.
“Nilai kebersamaan dan kekompakan antarjemaah menjadi kekuatan yang akan membantu kelancaran pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci,” pesannya.
Wali Kota juga berpesan kepada petugas haji daerah (PHD) Kota Mataram yang tergabung dalam Kloter 10 agar selalu sigap, tanggap, dan responsif, mengingat peran strategis mereka dalam mendampingi jemaah sejak keberangkatan hingga kepulangan.
Menurutnya, dengan kesiapan yang matang, koordinasi yang baik, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku, seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Keberangkatan haji menjadi momen penuh kebahagiaan sekaligus mengharukan bagi para jemaah yang telah lama menanti kesempatan menunaikan rukun Islam kelima.
Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah Kantor Perwakilan Kota Mataram, jumlah JCH Kloter 10 terdiri atas 205 perempuan dan 178 laki-laki, serta 5 orang dari petugas haji sehingga totalnya 393 JCH. Sementara, jemaah termuda berusia 20 tahun, sedangkan yang tertua berusia 81 tahun.
Dengan telah diberangkatkannya Kloter 5 dan Kloter 10, JCH Kota Mataram yang tersisa tinggal Kloter 15 sebanyak 29 orang, yang merupakan kloter campuran dengan jemaah dari kabupaten lain. (pan)

