Mataram (Suara NTB) – Wakil Gubernur (Wagub) NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri menekankan pentingnya inovasi, kedisiplinan dan tim kerja pegawai yang solid, karena akan berdampak langsung pada peningkatan layanan birokrasi.
“Saat ini kita dituntut untuk inovasi, karena dengan inovasi ada beberapa percepatan pelayanan melalui program yang tentunya pemerintah pusat sangat mengapresiasi sejumlah daerah yang memiliki inovasi. Selain mempermudah akses pelayanan juga ketepatan data,” katanya saat memberikan arahan kepada jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB, Senin (22/6).
Di tengah situasi keterbatasan fiskal saat ini, katanya, para pegawai juga harus bisa bekerja sebagai tim, agar setiap keberhasilan yang didapatkan menjadi kebanggaan bersama dan setiap setiap permasalahan yang ditemui menjadi beban bersama juga.
“Saya berterima kasih dengan sejumlah capaian yang telah terlaksana terutama program literasi desa. Yang memang ini juga menjadi program nasional dan kita ketahui bersama perpustakaan memiliki peran yang cukup besar menyukseskan program ini,” tandasnya.
Wagub mengatakan, perpustakaan tidak hanya harus memiliki koleksi buku yang sangat baik tetapi juga sudah didigitalisasi. Tujuannya untuk lebih mempermudah akses kepada generasi yang setiap saatnya membutuhkan literasi untuk kemajuan pengetahuan yang dimiliki.
Wagub yang didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB Tri Budiprayitno, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB H. Ashari mengingatkan para pegawai tentang bahaya narkoba, pinjol dan judi onlen. Para pegawai harus bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Karena narkoba, pinjol dan judi onlen sudah menjadi momok yang sangat menakutkan dan bisa menjerat ASN maupun abdi negara lainnya.
“Kita tidak hanya gencar memerangi narkoba tetapi juga pinjol dan judi online. karena hal itu sudah sangat menghantui para orang tua dalam seluruh lingkungan tanpa terkecuali,” ujarnya mengingatkan. (ham)

