BerandaNTBLOMBOK BARATInspektorat Audit KONI Lobar saat Porprov NTB Sedang Berlangsung

Inspektorat Audit KONI Lobar saat Porprov NTB Sedang Berlangsung

Giri Menang (Suara NTB) – Di tengah para atlet dan ofisial cabang olahraga (Cabor) bertarung memperjuangkan Lombok Barat (Lobar) pada perhelatan akbar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB, Inspektorat justru melakukan audit terhadap pengelolaan keuangan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lobar tahun anggaran 2025.

Inspektur Kabupaten Lobar, Suparlan, Jumat (17/7/2026) yang dikonfirmasi media terkait pemeriksaan tersebut, menjelaskan audit ini difokuskan pada penggunaan anggaran KONI sepanjang tahun 2025, yang mencakup berbagai komponen pembiayaan organisasi. “Audit ini mencakup dana tahun 2025, serta berbagai anggaran lainnya yang dikelola,” ujar Suparlan.

Dalam keterangannya, Suparlan merinci bahwa total nilai anggaran yang menjadi objek pemeriksaan dalam audit kali ini mencapai Rp1,5 miliar. Langkah ini ditempuh sebagai bagian dari upaya Pemda dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan dana hibah maupun anggaran operasional di lingkungan organisasi olahraga.

Meski proses audit dilakukan di tengah kesibukan para atlet yang sedang berjuang di ajang Porprov NTB, Suparlan mengklaim bahwa audit ini tidak akan memberikan dampak negatif terhadap fokus maupun persiapan kontingen daerah.

Menurutnya, audit keuangan merupakan agenda administratif yang terpisah dan berjalan pada koridor yang berbeda dengan kegiatan kompetisi olahraga.

“Kegiatan ini tidak mengganggu konsentrasi para atlet, karena keduanya merupakan agenda yang terpisah,” tegasnya.

Dengan adanya proses audit ini, diharapkan pengelolaan anggaran di KONI Lobar dapat berjalan semakin transparan dan akuntabel, sehingga mendukung pengembangan prestasi olahraga daerah secara berkelanjutan.

Sementara itu sejumlah pihak menyayangkan audit yang dilakukan Inspektorat di saat bersamaan dengan atlet sedang bertarung memperjuangkan daerah ada Porprov NTB.

Di tengah para atlet berjuang membesarkan nama Kabupaten Lombok Barat di dunia olahraga, dinilai tidak elok dilakukan audit. Seharusnya Pemkab fokus dulu mendukung para atlet yang sedang berjuang.

Inspektorat Audit KONI Lobar saat Porprov NTB Dianggap Kurang Tepat

Ketua DPRD Lobar, Lalu Ivan Indaryadi, mengungkapkan kekecewaan mendalam terhadap langkah Inspektorat yang melakukan audit keuangan terhadap KONI Lobar. Menurut dia, audit tersebut dinilai kurang tepat, karena dilakukan di tengah para atlet daerah yang sedang berjuang berlaga dalam ajang Porprov NTB.

Lalu Ivan menegaskan bahwa pihaknya sangat mendukung semangat atlet untuk mengharumkan nama baik daerah. Oleh karena itu, ia menyayangkan keputusan pihak inspektorat yang langsung melakukan audit anggaran di saat para atlet sedang fokus berjuang.

“Saya kecewa dengan kinerja Inspektorat karena anggaran yang sedang diupayakan untuk mendukung prestasi olahraga dan membawa nama baik daerah justru langsung diperiksa,” ujar politisi Golkar itu.

Lebih lanjut, ia merasa heran dengan momentum pelaksanaan audit tersebut. Menurutnya, proses pemeriksaan di saat upaya meraih prestasi baru saja dimulai justru berpotensi mengganggu konsentrasi pihak-pihak terkait.

“Saya menyayangkan adanya kesan mencari-cari kesalahan, padahal anggaran tersebut seharusnya didukung karena bertujuan untuk membawa nama baik Lobar,” tegasnya.

KONI Lobar Kooperatif, Anggap Waktu Pelaksanaan Audit Kurang Tepat

Sementara itu, Wakil Ketua KONI Lobar Bidang Binpres, Dr. Syamsuriansyah menyampaikan bahwa pihaknya sebenarnya berkomitmen untuk patuh dan kooperatif terhadap proses audit sebagai bagian dari prosedur aparatur. Namun, ia merasa waktu pelaksanaan audit saat ini kurang tepat.

“Kami tidak menyalahkan audit tersebut karena itu memang tugas Inspektorat. Namun, tolong lihat waktu dan situasinya. Kami sedang berjuang membawa nama baik Kabupaten Lobar di Porprov,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa perhatian yang sangat dibutuhkan atlet saat ini adalah dukungan moril dan semangat, bukan gangguan konsentrasi akibat proses pemeriksaan anggaran yang terkesan mencari-cari kesalahan. Hal ini dikhawatirkan dapat memecah fokus para atlet dan pengurus KONI yang tengah berusaha maksimal untuk meraih prestasi.

Syamsuriansyah yang saat ini juga menjabat sebagai anggota DPRD Lobar itu berharap agar instansi terkait dapat mempertimbangkan kembali waktu audit tersebut. Hal ini agar tidak berbenturan dengan agenda penting para atlet. Dia menekankan bahwa dukungan bagi atlet yang sedang bertanding di Porprov jauh lebih prioritas dibandingkan proses audit yang bisa dilakukan setelah perhelatan usai.

“Dukungan itu tidak harus materi, doa saja pun sudah cukup. Kami hanya ingin para atlet merasa diperhatikan saat mereka berjuang di lapangan,” pungkasnya. (her)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO