Sumbawa Besar (Suara NTB) – Bupati Kabupaten Sumbawa Ir.H.Syarafuddin Jarot melantik kepala desa hasil pergantian antar waktu pada, Kamis (23/7). Masyarakat Desa Pungkit, Kecamatan Moyo Utara diminta untuk mengakhiri perbedaan. Perbedaan pandangan di tahap kontestasi merupakan hal yang wajar sebagai salah satu bagian dari demokrasi.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Desa Pungkit untuk mengakhiri perbedaan pandangan yang muncul selama proses pemilihan. Mari kita bangun desa dalam semangat persatuan menuju Desa Pungkit unggul, maju, dan sejahtera,” kata Jarot di momen pelantikan, Kamis (23/7).
Dikatakan Bupati,penetapan dan pelantikan Abdul Hamid sebagai Kepala Desa Antar Waktu (PAW) dilakukan setelah melalui musyawarah desa. Pasalnya, sisa masa jabatan kepala desa sebelumnya yang meninggal dunia masih lebih dari satu tahun, sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan perlu dilakukan pergantian antar waktu.
Orang nomor satu di Kabupaten Sumbawa menekankan pentingnya menjalankan amanah penuh tanggung jawab, terutama dalam mengelola dana desa secara jujur, transparan, tepat sasaran, dan akuntabel. Menurutnya, dana desa ini merupakan amanah dari masyarakat yang harus dikelola penuh integritas demi meningkatkan kesejahteraan warga.
“Saya mengingatkan agar kepala desa selalu melibatkan BPD, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta seluruh unsur masyarakat mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan pembangunan.,” ingatnya.
Ia mengingatkan agar kepala desa untuk tertib administrasi dalam pengelolaan keuangan. Hal itu dilakukan untuk menghindari berbagai persoalan hukum.
Menurut Bupati bahwa pembangunan nasional harus dimulai dari desa. Oleh karena itu, desa memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, kepala desa harus menjadi pemimpin yang responsif, mudah dihubungi, serta cepat memberikan solusi atas berbagai kebutuhan dan persoalan masyarakat. Kedekatan dengan masyarakat merupakan salah satu karakter utama seorang pemimpin desa yang baik.
“Kepemimpinan yang baru diharapkan pelayanan publik semakin optimal, pembangunan desa bisa berlanjut. Sinergi yang kuat antara pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat harus terjaga demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” demikian kata Bupati. (ils)

