Praya (Suara NTB) – Puncak perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia (RI) di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) ditandai dengan pelaksanaan upacara bendera di halaman kantor Bupati Loteng, Senin (17/8). Pelaksanan upacara bendera dan peringatan detik-detik kemerdekaan sendiri digelar cukup sederhana. Namun tetap khidmat.
Ribuan peserta dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Loteng, jajaran TNI dan Polri serta unsur pelajar dan organisasi masyarakat lainnya hadir pada upacara bendera yang dipimpin langsung Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri, S.I.P., M.A.P., selaku inspektur ucapara. Dengan Iptu Ari Racman Padilah bertindak sebagai Komandan Upacara.
Wakil Bupati (Wabup) Loteng Dr. H.M. Nursiah, S.Sos., M.Si., bersama jajaran Forkominda Loteng serta pejabat lingkup Pemkab Loteng lainnya turut hadir. Tampak pula sejumlah mantan pejabat lingkup Pemkab Loteng, tokoh masyarakat serta pimpinan lembaga pemerintah lainnya di tenda undangan.

Suasana upacara bendera HUT RI di halaman Kantor Bupati Loteng.(Suara NTB/ist)
Tepat saat pengibaran bendera merah putih seluruh aktiVitas dihentikan. Termasuk para pengendara yang melintas di depan kantor Bupati Loteng, semua dihentikan untuk memberikan penghormatan. Sebanyak 33 pasukan pengibar bendera yang dipimpin Serka Umar Bakri sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Latihan intensif yang dilakukan sejak sebulan yang lalu pun akhirnya terbayar lunas. Dengan bendera pusaka merah putih berkibar dengan nyaris sempurna di halaman kantor Bupati Loteng.
Pada perayaan HUT RI kali ini Pemkab Loteng memang tidak banyak menggelar acara ataupun lomba-lomba. Hanya agenda-agenda pokok perayaan HUT RI saja. “Yang paling penting bagaimana semangat untuk mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif,” sebut Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri, S.I.P.,M.A.P., kepada awak media usai upacara bendera.

Para pejabat dan tamu undangan upacara bendera HUT RI di Kantor Bupati Loteng.(Suara NTB/ist)
Semangat yang terus harus dijaga dan ditingkatkan dimasa yang akan datang. Supaya bisa ditularkan kepada anak-anak generasi masa depan daerah ini. Sebagai modal untuk mendukung pembangunan di daerah ini. Sehingga ke depan Loteng bisa menjadi daerah yang lebih maju lagi.
Diakuinya, masih banyak persoalan pembangunan yang harus dijawab. Mulai dari persoalan infrastruktur dasar seperti jalan dan fasilitas umum lainnya. Hingga persoalan pendidikan dan kesehatan yang perlu mendapat perhatian bersama untuk terus diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya.
Itu semua penting guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah ini. Kalau SDM sudah maju dan berkualitas maka itu bisa menjadi cerminan kemajuan sebuah daerah.

Peserta upacara bendera HUT RI di Kantor Bupati Loteng.(Suara NTB/ist)
Dalam hal ini beban tugas dan tanggung jawab memajuna pembangunan tidak hanya ada ditangan pemerintah saja. Seluruh elemen masyarakat di daerah ini punya tugas dan tanggung jawab yang sama untuk bersama-sama mendukung pembangunan di daerah ini.
“Melalui momen HUT RI ini mari kita satukan tekad untuk terus bergerak mendukung pembangunan. Demi Loteng yang lebih baik lagi kedepan,” tegas Ketua DPD Partai Gerindra NTB ini. (kir/*)


