BerandaNTBLOMBOK BARATHadirkan Pelayanan Kesehatan Merata, Lobar Gencarkan Gerakan Aktivitas Fisik dan Kebugaran, CKG,...

Hadirkan Pelayanan Kesehatan Merata, Lobar Gencarkan Gerakan Aktivitas Fisik dan Kebugaran, CKG, Pelacakan TB hingga Bagikan Dua Unit Ambulans

- Advertisement -

Giri Menang (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Pemkab Lobar) melalui Dinas Kesehatan serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dikes PPKB) terus memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satunya dengan menggalakkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) melalui Gerakan Aktivitas Fisik dan Kebugaran Jasmani.

Kegiatan kali ini digelar Jumat (21/8/2026) di Lapangan Kediri dihadiri langsung Wakil Bupati Hj. Nurul Adha ditemani sang suami H. Utman Rifqi bersama jajaran Kepala OPD sebagai bentuk komitmen kuat pimpinan daerah dalam pelayanan kesehatan bagi warganya.

Kegiatan ini diisi aneka pelayanan kesehatan mulai cek kesehatan gtaris (CKG), pelacakan atau tracing TB, edukasi kesehatan, donor darah dan aksi berizi yang diikuti ratusan siswa-siswi hingga pembagian hadiah bagi peserta yang ikut gowes bersama Wabup dan senam kebugaran.

Dalam kegiatan itu juga, Wabup membagikan dua unit mobil ambulans kepada puskesmas untuk melayani masyarakat. Dalam sambutannya, Wabup mengajak seluruh pihak mensukseskan kegiatan Pemkab dalam mendukung kesehatan masyarakat.

“Saya berharap semua unsur masyarakat mendukung kegiatan Pemkab dalam program pelayanan kesehatan masyarakat,” ajak Umi Nurul, sapaan akrab Wabup Lobar.

Wabup berharap melalui kegiatan ini masyarakat merasakan pelayanan kesehatan dari Pemkab. CKG diperuntukkan untuk masyarakat secara gratis, sehingga para kepala Puskesmas untuk betul-betul melayani masyarakat secara gratis dan maksimal.

Pihaknya sendiri berkomitmen memastikan pelayanan kesehatan dapat diakses secara merata oleh seluruh masyarakat tanpa diskriminasi.

“Kami berharap masyarakat benar-benar merasakan pelayanan kesehatan yang diberikan oleh pemerintah daerah. Kepala puskesmas harus memastikan pelayanan kesehatan gratis ini berjalan dan dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, pemerataan pelayanan kesehatan menjadi salah satu indikator kinerja Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam memberikan pelayanan publik.

“Jangan sampai pelayanan kesehatan tebang pilih. Pelayanan harus merata dan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.

Sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan, Wabup menyerahkan ambulans kepada Puskesmas Gunungsari dan Puskesmas Lingsar.

Bantuan tersebut diharapkan mendukung mobilitas tenaga kesehatan serta mempercepat pelayanan dan penanganan masyarakat di wilayah kerja masing-masing puskesmas. Selain itu, Dinas Kesehatan Lombok Barat terus memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan tuberkulosis (TBC) melalui tracking di tingkat kecamatan dan desa.

Pelacakan juga diarahkan kepada keluarga yang terindikasi atau memiliki riwayat kontak dengan penderita TBC untuk menemukan kasus lebih dini dan mencegah penularan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dikes PPKB) Lombok Barat Hj. Erni Suryana mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah preventif yang dapat dilakukan masyarakat melalui kebiasaan hidup sehat.

“Mari kita biasakan berolahraga, makan buah dan sayur serta menjaga pola hidup sehat. Ini merupakan langkah sederhana yang dapat kita lakukan untuk mencegah penyakit,” katanya.

Kadikes juga mengajak masyarakat memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Dari target 12 ribu masyarakat di Lombok Barat, capaian CKG saat ini baru sekitar 50 persen. Karena itu, masyarakat diimbau mendatangi puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Sementara itu, melalui Aksi Bergizi, Dinas Kesehatan mendorong kebiasaan sarapan sehat dan konsumsi tablet tambah darah, khususnya bagi anak sekolah, sebagai bagian dari upaya mencegah anemia dan stunting.

Kegiatan GERMAS dan Aksi Bergizi tersebut turut dihadiri Pj. Sekda Lombok Barat, para asisten, staf ahli Bupati, Inspektur, kepala OPD, direktur rumah sakit, kepala puskesmas, tenaga kesehatan, pelajar, serta masyarakat.Melalui rangkaian program tersebut, Pemkab Lombok Barat menegaskan komitmennya untuk menggeser pola pelayanan kesehatan dari sekadar pengobatan menuju pencegahan dan deteksi dini, sekaligus memastikan layanan kesehatan yang berkualitas dapat dirasakan seluruh masyarakat. (her)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN











VIDEO