BerandaNTBLOMBOK TENGAHBaguna PDIP NTB Bangun Posko Bantuan di Lokasi Kebakaran Kampung Adat Sade

Baguna PDIP NTB Bangun Posko Bantuan di Lokasi Kebakaran Kampung Adat Sade

- Advertisement -

Mataram (Suara NTB) – Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPD PDI Perjuangan (PDIP) NTB langsung bergerak cepat melakukan aksi tanggap darurat dengan mendirikan posko bantuan bagi masyarakat terdampak kebakaran hebat di Kampung Adat Wisata Sade, Desa Rembitan, Lombok Tengah.

Wakil Ketua DPD PDIP NTB, Made Selamet mengatakan pihaknya turut berduka atas kebakaran yang terjadi di Sade. Menurut pengurus PDIP NTB melaui Baguna telah turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi warga sekaligus memetakan kebutuhan yang paling mendesak.

“Kami turun langsung ke lapangan (desa adat Sade), memberikan bantuan dan mengecek langsung kondisi masyarakat. Dari sana kami melihat apa yang benar-benar dibutuhkan,” ujarnya pada Rabu (26/8/2026).

Anggota DPRD NTB ini, mengaku bahwa Posko bantuan tersebut saat ini telah dioperasikan oleh jajaran pengurus PDIP NTB. Meski masih menggunakan tenda terpal, posko akan tetap beroperasi menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masyarakat.

Made menjelaskan, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kebutuhan warga tidak hanya berupa makanan siap saji. Tapi yang tidak kalah penting juga adalah kebutuhan penunjang lain yang masih terbatas. Seperti perlengkapan sekolah bagi anak-anak korban kebakaran.

“Yang pertama adalah kebutuhan anak-anak untuk sekolah. Seragam, pakaian, buku, sepatu dan perlengkapan sekolah lainnya banyak yang terbakar. Mereka harus tetap sekolah,” katanya.

Selain itu, warga juga membutuhkan peralatan dapur. Peralatan memasak, termasuk kompor dan perlengkapan rumah tangga untuk kebutuhan ibu-ibu, menjadi salah satu fokus bantuan yang akan dikumpulkan PDIP.

“Justru yang masih kurang adalah alat untuk memasak. Masyarakat banyak mendapatkan bantuan makanan, tetapi peralatan dapurnya yang dibutuhkan. Pakaian ibu-ibu dan anak-anak, kami pantau juga habis terbakar. Mereka berpakaian, itu-itu saja,” ujarnya.

Dia menegaskan bahwa pihaknya, akan mengumpulkan bantuan dari jajaran pengurus dan anggota legislatif sesuai dengan kebutuhan warga yang ditemukan di lapangan. Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan DPP PDIP untuk menyiapkan bantuan yang dibutuhkan masyarakat. “Nanti, semua bantuan akan disalurkan melalui posko Baguna yang sudah ada dan disalurkan kepada masyarakat terdampak,” ucapnya.

Di sisi lain, kebakaran tersebut juga mendorong munculnya aspirasi masyarakat agar kawasan desa adat Sade dapat ditata kembali dengan mempertahankan karakter dan pola kehidupan tradisionalnya. Warga juga menginginkan penataan permukiman yang lebih luas dan tidak terlalu padat.

“Harapan masyarakat, terutama generasi muda, ingin mengembalikan tempat itu seperti semula. Mereka ingin ditata kembali dengan konsep seperti desa dulu,” tegasnya.

Made menambahkan, keberadaan posko PDIP tidak hanya berlangsung dalam jangka pendek. Bantuan akan terus dihimpun dan disalurkan hingga kondisi masyarakat berangsur normal dan warga dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk bersekolah.

“Menangis dan tertawa bersama rakyat itu bagi kami bukan hanya di mulut. Kami harus hadir dan mewujudkannya. Posko akan melihat kondisi di lapangan dan kami akan terus mengumpulkan bantuan sampai masyarakat mulai normal dan bisa beraktivitas kembali,” pungkasnya. (ndi)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN









VIDEO